Rancang Bangun dan Uji Kinerja Vacuum Seeder dengan Variasi Jumlah Lubang pada Pelat Penjatah Benih dan Pengaturan Tekanan Hisap Berbasis Geseran Slider
Irfan Zakiya Al Waizh, Sri Markumningsih, S.T.P., M.Sc. Ph.D., Dr.nat.techn. Rizki Maftukhah, S.T.P., M.Sc.
2026 | Skripsi | TEKNIK PERTANIAN
Di Indonesia, penyemaian benih hortikultura masih didominasi oleh metode manual yang menghadapi kendala rendahnya kapasitas kerja, tingginya kelelahan tenaga kerja, serta ketidakkonsistenan penempatan benih dalam talam semai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji kinerja alat vacuum seeder presisi dengan sistem pengaturan tekanan hisap vakum berbasis mekanisme geseran slider serta penggunaan pelat multivariasi lubang guna meningkatkan efisiensi dan akurasi proses penyemaian. Metode penelitian mencakup fabrikasi prototipe menggunakan vacuum cleaner -16 kPa sebagai sumber vakum, dengan uji kinerja alat pada talam semai 105 dan 200 lubang serta tiga variasi tekanan antara lain terbuka, setengah terbuka, dan tertutup pada bukaan outlet. Parameter teknis seperti tekanan, Single Seed Rate (SSR), Miss Rate (MR), Double Rate (DR), Multiple Rate (MTR), dan kapasitas kerja dianalisis menggunakan metode ANOVA untuk menentukan kondisi operasi optimal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi pada pelat 105 lubang mencapai 85,71% pada kondisi katup tertutup penuh sebesar -12 kPa, sementara pelat 200 lubang mencapai akurasi terbaik sebesar 82 % pada kondisi katup setengah terbuka dengan tekanan sebesar -7,3 kPa . Analisis statistik menunjukan bahwa faktor tekanan vakum dan interaksinya dengan jenis pelat berpengaruh nyata terhadap akurasi penyemaian (p < 0> vacuum seeder menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan metode penyemaian manual, dengan kapasitas kerja mencapai 42,56 talam semai per jam pada talam semai 105 lubang dan 35,75 talam semai per jam pada talam semai 200 lubang. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan metode manual yang masing-masing sebesar 38,85 talam semai per jam dan 22,04 talam semai per jam. Selain itu, tingkat akurasi penyemaian vacuum seeder mencapai 85,71% pada 105 lubang dan 82,00% pada 200 lubang, sedangkan metode manual hanya mencapai 67,93?n 73,00%. Biaya fabrikasi yang ekonomis sebesar Rp462.000 dan pengembalian investasi awal 1,61 bulan, prototipe vacuum seeder ini terbukti efektif, efisien, dan sangat layak menjadi solusi teknologi tepat guna bagi pelaku usaha pembibitan skala kecil hingga menengah untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
In Indonesia, the sowing of horticultural seeds is still dominated by manual methods, which face challenges such as low work capacity, high worker fatigue, and inconsistent seed placement in seed trays. This study aims to design, build, and test the performance of a precision vacuum seeder equipped with a vacuum control system based on a sliding tube cap mechanism and the use of a multi-hole pelate to improve the efficiency and accuracy of the sowing process. The research method involved fabricating a prototype using a -16 kPa vacuum cleaner as the vacuum source, with performance testing conducted on 105 and 200 holes seed tray and three pressure variations: open, half open, and closed. Technical parameters such as pressure, Single Seed Rate (SSR), Miss Rate (MR), Double Rate (DR), Multiple Rate (MTR), and working capacity were analyzed using the ANOVA method to determine optimal operating conditions. Test results showed that the highest accuracy for the 105-hole plate was 85.71% under fully closed valve conditions at -12 kPa, while the 200-hole plate achieved its best accuracy of 82% under half-open valve conditions at a pressure of -7.3 kPa. Statistical analysis indicates that vacuum pressure and its interaction with plate type have a significant effect on seeding accuracy (p < 0>
Kata Kunci : vacuum seeder, penyemaian benih hortikultura, tekanan vakum, talam semai, akurasi penyemaian, vacuum seeder, horticultural seed sowing, vacuum pressure, seedling trays, sowing accuracy