Laporkan Masalah

Kejadian Mastitis dan Distokia Berdasarkan Umur dan Ras pada Kucing Betina (Felis catus) di Kabupaten Sleman

Afifah Qonita Huwaida, Prof. drh. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D.

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Kucing merupakan hewan yang semakin populer untuk dijadikan peliharaan. Seiring dengan itu, kewaspadaan terhadap kondisi reproduksi kucing perlu semakin ditingkatkan karena kucing merupakan hewan dengan kemampuan reproduksi yang tinggi dan gangguan pada sistem reproduksi dapat berpengaruh baik kepada induk maupun anak kucing. Mastitis dan distokia merupakan gangguan reproduksi yang sering ditemukan pada kucing betina. Mastitis merupakan peradangan pada glandula mammae akibat infeksi, dan distokia merupakan kondisi induk yang tidak mampu melahirkan tanpa bantuan. Beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap kondisi mastitis dan distokia adalah umur dan ras, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh umur dan ras kucing betina terhadap kejadian mastitis dan distokia di Kabupaten Sleman. Data yang digunakan dikumpulkan melalui rekam medis empat klinik hewan yaitu Grha Petcare, Sultan Vet and Care, Djio Petcare and Vets, Kitkat Petcare, dan Rumah Sakit Hewan Soeparwi serta melalui wawancara langsung dengan pemilik kucing dan pengelola shelter pada periode Januari hingga Maret 2026 di Kabupaten Sleman dengan total 116 data kucing betina. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji lanjutan Post Hoc Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian mastitis, dengan kejadian tertinggi pada kelompok umur di bawah 2 tahun. Faktor ras terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian distokia, dengan kejadian tertinggi pada ras murni. Sebaliknya, ras tidak berpengaruh signifikan terhadap mastitis dan umur tidak berpengaruh signifikan terhadap distokia. Penelitian ini menunjukkan bahwa mastitis terjadi di Kabupaten Sleman sebesar 9.5% yang diduga berkaitan dengan kurang baiknya manajemen pemeliharaan, dan distokia terjadi di Kabupaten Sleman sebesar 10.3?n diduga disebabkan oleh perbedaan konformasi tubuh pada kucing ras tertentu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan ilmu kedokteran hewan serta bahan edukasi bagi pemilik kucing dan tenaga medis veteriner.

Cats have become increasingly popular as companion animals, making attention to feline reproductive health more important than ever. Reproductive disorders can adversely affect both the queen and her offspring. Mastitis and dystocia are among the most commonly encountered reproductive disorders in female cats. Mastitis refers to inflammation of the mammary gland resulting from infection, while dystocia is defined as the inability of the queen to deliver offspring without assistance. Age and breed have been identified as potential contributing factors to both conditions. This study was therefore conducted to identify the influence of age and breed on the occurrence of mastitis and dystocia in female cats (Felis catus) in the Sleman Regency. Data were collected from the medical records of five veterinary clinics; Grha Petcare, Sultan Vet and Care, Djio Petcare and Vets, Kitkat Petcare, and Soeparwi Veterinary Hospital, and through direct interviews with cat owners and shelter managers between January and March 2026, yielding a total of 116 female cat records. Data were analyzed using One-Way ANOVA followed by Post Hoc Tukey HSD. Results demonstrated that age had a significant effect on the occurrence of mastitis, with the highest incidence observed in cats under 2 years of age. Breed significantly influenced the occurrence of dystocia, with the highest incidence recorded in purebred cats. Conversely, breed did not significantly affect mastitis occurrence, and age did not significantly affect dystocia occurrence. The prevalence of mastitis in Sleman was 9.5%, presumed to be associated with suboptimal husbandry management, while dystocia was recorded at 10.3%, likely related to differences in body conformation among certain breeds. These findings are expected to serve as a reference for veterinary medicine and as educational material for cat owners and veterinary professionals.

Kata Kunci : Distokia, Kucing Betina, Mastitis, Ras, Umur

  1. S1-2026-497328-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497328-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497328-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497328-title.pdf