Laporkan Masalah

Strategi Reinventing Pendidikan Tinggi Kehutanan dalam Penguatan Kompetensi Pemanenan Hasil Hutan

Khansa Julia Aristawati, Ir. Ratih Madya Septiana, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM.; Ir. Hermudananto, S.Hut., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.

2026 | Skripsi | KEHUTANAN

Pendidikan tinggi kehutanan dituntut untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, salah satunya di bidang pemanenan hasil hutan. Namun, masih terdapat  kesenjangan antara kompetensi lulusan dan tuntutan industri, terutama  dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Penelitian ini  bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian kompetensi lulusan pendidikan tinggi kehutanan dengan kebutuhan dunia kerja pada bidang pemanenan hasil hutan, menganalisis tantangan yang dihadapi lulusan, serta merumuskan rekomendasi pengembangan kurikulum dan sistem pembelajaran.

Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan  desain dominan kuantitatif yang diperkaya dengan data kualitatif. Data  primer diperoleh melalui survei daring terhadap pekerja yang berkaitan  dengan kegiatan pemanenan hasil hutan. Pengambilan sampel dilakukan  dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif  kuantitatif serta deskriptif kualitatif untuk memperdalam hasil survei,  khususnya pada aspek knowledge, skills, dan attitude.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi lulusan kehutanan  secara umum telah cukup sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, terutama  pada aspek pengetahuan dasar, keterampilan teknis, dan sikap kerja.  Namun, masih terdapat kebutuhan penguatan pada aspek K3, Reduced  Impact Logging (RIL), pengendalian dampak lingkungan, tata usaha hasil  hutan, penguasaan teknologi, pengalaman praktik di lapangan, serta soft  skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan adaptasi kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum perlu diarahkan pada penguatan link and match melalui kolaborasi antara pendidikan tinggi,  industri, dan pemerintah agar lulusan lebih siap menghadapi dinamika dunia  kerja pemanenan hasil hutan modern. 

Higher education in forestry is expected to produce graduates whose  competencies align with labor-market needs, particularly in forest  harvesting. However, a gap persists between graduate competencies and  industry demands, particularly in knowledge, skills, and work attitudes. This study aimed to assess the suitability of forestry graduates’  competencies to workplace needs in forest harvesting, analyze the  challenges graduates face, and formulate recommendations for  curriculum  and learning system development.

This study employed a mixed-methods approach with a  predominantly quantitative design enriched by qualitative data. Primary  data were collected through an online survey, and respondents working in  forest harvesting-related activities. Respondents were selected using purposive sampling. The data were analyzed using descriptive quantitative  methods (percentages) and descriptive qualitative methods to strengthen  findings on knowledge, skills, and attitude (KSA).  

The results showed that, in general, forestry graduates’  competencies were fairly aligned with workplace needs, particularly in  basic knowledge, technical skills, and work attitudes. However,  improvements are still needed in occupational safety and health, Reduced Impact Logging (RIL), environmental impact control, digital forest  administration, mastery of technology, field practice experience, and soft  skills such as communication, leadership, and work adaptability. This study 
concludes that curriculum development should be directed toward strengthening links and alignment through collaboration among  universities, industry, and government, so that graduates are better prepared to navigate the dynamics of the modern forestry sector. 

Kata Kunci : Kompetensi; Pemanenan Hasil Hutan; Knowledge, Skills, and Attitude; Dunia Kerja ; Graduate Competencies; Forest Harvesting; Knowledge, Skills, and Attitude (KSA); Workforce Needs; Forestry Higher Education.

  1. S1-2026-494599-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494599-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494599-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494599-title.pdf