Pengaruh Substitusi Sumber Protein Konsentrat dengan Single Cell Protein (SCP) terhadap Kadar Total Protein Plasma dan Fibrinogen Domba Lokal
Angelica Saella, Prof. Dr. drh. Irkham Widiyono
2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Ketersediaan bungkil kedelai sebagai sumber
protein utama dalam konsentrat masih bergantung pada impor sehingga diperlukan
alternatif sumber protein yang lebih ekonomis dan mudah diperoleh. Single
Cell Protein (SCP) berbasis fermentasi molase Saccharomyces cerevisiae
berpotensi digunakan sebagai substitusi bungkil kedelai karena memiliki
kandungan protein yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
pengaruh substitusi bungkil kedelai dengan SCP terhadap kadar total protein plasma
dan fibrinogen darah domba lokal. Penelitian ini dilaksanakan di Domba Sakti
Farm, Bibis, Bangunjiwo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian
menggunakan 20 ekor domba jantan lokal umur 8–12 bulan yang dibagi menjadi
empat kelompok perlakuan, yaitu substitusi bungkil kedelai oleh SCP sebesar 0%
(P0), 7,5% (P1), 15% (P2), dan 22,5% (P3). Pakan diberikan dalam bentuk
campuran hijauan dan konsentrat dengan perbandingan 60:40 selama 10 minggu.
Sampel darah diambil melalui vena jugularis sebanyak 10 ml pada minggu ke-10
untuk pemeriksaan TPP menggunakan refraktometer dan fibrinogen dengan metode heat
precipitation. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa substitusi bungkil kedelai dengan SCP tidak
memberikan pengaruh nyata (P > 0,05) terhadap kadar TPP maupun
fibrinogen darah domba lokal. Rataan kadar TPP pada kelompok P0, P1, P2, dan P3
berturut-turut adalah 6,24; 6,66; 6,48; dan 6,68 g/dL, sedangkan kadar
fibrinogen berturut-turut sebesar 240; 300; 240; dan 300 mg/dL. Seluruh nilai
masih berada dalam kisaran normal. Disimpulkan bahwa SCP dari fermentasi molase
Saccharomyces cerevisiae berpotensi sebagai substitusi bungkil kedelai
hingga level 22,5?lam konsentrat tanpa memberikan efek negatif terhadap
profil protein plasma dan indikator inflamasi domba jantan lokal.
The availability of soybean meal as the primary protein source in concentrate feed still depends on imports, creating the need for alternative protein sources that are more economical and readily available. Single Cell Protein (SCP) derived from Saccharomyces cerevisiae molasses fermentation has potential as a substitute for soybean meal due to its relatively high protein content. This study aimed to evaluate the effect of soybean meal substitution with SCP on total plasma protein and fibrinogen levels in local sheep. This research was conducted at Domba Sakti Farm, Bibis, Bangunjiwo, Bantul, Special Region of Yogyakarta. A total of 20 local male sheep aged 8–12 months were divided into four treatment groups consisting of soybean meal substitution with SCP at 0% (P0), 7.5% (P1), 15% (P2), and 22.5% (P3). The animals were fed a forage and concentrate mixture at a ratio of 60:40 for 10 weeks. Blood samples of 10 ml were collected through the jugular vein during the 10th week for TPP examination using a refractometer and fibrinogen analysis using the heat precipitation method. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test. The results showed that soybean meal substitution with SCP had no significant effect (P > 0.05) on TPP or fibrinogen levels. Mean TPP values in P0, P1, P2, and P3 were 6.24, 6.66, 6.48, and 6.68 g/dL, respectively, while mean fibrinogen levels were 240, 300, 240, and 300 mg/dL, respectively. All values remained within the normal physiological range. It was concluded that SCP derived from Saccharomyces cerevisiae molasses fermentation has the potential to substitute soybean meal up to a 22.5% inclusion level in concentrate feed without adversely affecting the plasma protein profile and inflammatory indicators of local male sheep.
Kata Kunci : domba, fibrinogen, protein, Saccharomyces, SCP, fibrinogen, protein, Saccharomyces, SCP, sheep