PENGARUH SUKU BUNGA, INFLASI, DAN NILAI TUKAR TERHADAP HARGA SAHAM BANK HIMBARA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2025
Amalia Putri Andrianto, Elton Buyung Satrianto, S.E., MBA.
2026 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN
Pelitian
ini dilakukan untuk menguji pengaruh suku bunga, inflasi, dan nilai tukar
terhadap harga saham Himbara yang ada di Bursa efek Indonesia periode 2020-
2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bersumber dari data
sekunder yang diambil pada situs resmi Bank Indonesia dan website
www.investing.com berupa data time series dari tahun 2020-2025 meliputi suku
bunga, inflasi, tukar dan harga saham. Jumlah sampel dalam penelitian ini
menggunakan tekanik pengambilan sampel jenuh sebanyak 288. Analisis data
menggunakan analisis regresi data panel yang diolah menggunakan Stata versi 19.
Berdasarkan
hasil dari penelitian ditemukan bahwa nilai koefisien determinasi R2 sebesar
0.1582. Temuan ini menunjukan bahwa 15,82% harga saham dapat dikaitkan dengan
suku bunga, inflasi, dan nilai tukar, sedangkan sisanya sebesar 84,18% harga
saham dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di yang tidak diteliti dalam
penelitian ini. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel suku bunga berpengaruh
negatif tidak signifikan, inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan, dan
nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan.
This
study was conducted to examine the effect of interest rates, inflation, and
exchange rates on the stock prices of state-owned banks (Himbara) listed on the
Indonesia Stock Exchange for the 2020-2025 period. Using a quantitative
approach, this study utilized secondary time-series data from 2020 to 2025
obtained from the official website of Bank Indonesia and www.investing.com,
which include interest rates, inflation, exchange rates, and stock prices. The
total sample size consists of 288 observations selected through a total
sampling technique (saturated sampling). Data analysis was performed using
panel data regression analysis processed with Stata version 19.
Based
on the research findings, the coefficient of determination R2 value
is 0.1582. This finding indicates that 15.82% of the stock price variation can
be attributed to interest rates, inflation, and exchange rates, while the
remaining 84.18% is influenced by other variables not examined in this study.
Furthermore, the t-test results reveal that the interest rate variable has a
negative and non- significant effect, inflation has a negative and
non-significant effect, and the exchange rate has a negative and significant
effect.
Kata Kunci : Suku Bunga, Inflasi, Nilai Tukar, Harga Saham