Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG KERANG DARAH (Anandara granosa) SELAMA 49 HARI TERHADAP KADAR METABOLIT HORMON KORTIKOSTERON FESES BURUNG KENARI (Serinus canaria)

Nabila Shafa Nur Aliyyah, Dr. drh. Claude Mona Airin, M.P.

2026 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

     Burung kenari (Serinus canaria) sering mengalami stres akibat perubahan kondisi lingkungan dan manajemen pemeliharaan yang berdampak negatif pada kesehatan serta kualitas kicauannya. Sebagai solusi untuk menekan hormon stres, limbah cangkang kerang darah (Anadara granosa) yang kaya akan mineral zinc dapat dimanfaatkan sebagai agen antistres alami dalam pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung cangkang kerang darah terhadap kadar hormon kortikosteron pada burung kenari. Materi penelitian menggunakan lima ekor burung kenari jantan yang diberi perlakuan suplementasi tepung cangkang kerang dosis 0,008 gram/hari selama 49 hari. Kadar hormon dianalisis dari sampel feses secara non-invasif menggunakan metode Competitive Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) dan diuji secara statistik menggunakan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rerata kadar kortikosteron dari 314,73 ng/ml pada minggu ke-1 menjadi 195,10 ng/ml pada minggu ke-7. Namun, hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan (p>0,05) dari pemberian tepung cangkang kerang darah terhadap kadar hormon kortikosteron feses burung kenari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah suplementasi tepung cangkang kerang darah selama 49 hari belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan kadar stres, sehingga disarankan penelitian selanjutnya mengevaluasi variasi dosis dan durasi pemberian serta mengoptimalkan manajemen lingkungan pemeliharaan.

Kata kunci: Anadara granosa, Burung Kenari, Kortikosteron, ELISA, Tepung Cangkang Kerang


Canaries (Serinus canaria) frequently encounter stress resulting from environmental shifts and husbandry management, which adversely affects their health and song quality. To mitigate stress hormones, blood cockle shell (Anadara granosa) waste, rich in zinc minerals, can be used as a natural anti-stress agent in feed. This research aims to identify the impact of blood cockle shell powder on corticosterone hormone levels in canaries. The study utilized five male canaries supplemented with 0.008 grams of cockle shell powder daily for 49 days. Fecal hormone levels were analyzed non-invasively using a Competitive Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) and evaluated statistically via an Independent Sample t-test. Findings revealed a reduction in mean corticosterone levels from 314.73 ng/ml in week 1 to 195.10 ng/ml in week 7. Nevertheless, statistical results showed no significant effect (p > 0.05) of the supplementation on fecal corticosterone levels. The study concludes that 49 days of supplementation did not significantly lower stress levels; thus, it is suggested that future research explore different dosages and durations while improving environmental management

Key words: Anadara granosa, Canary, Cockle Shell Powder, Corticosterone, ELISA

Kata Kunci : Kata kunci: Anadara granosa, Burung Kenari, Kortikosteron, ELISA, Tepung Cangkang Kerang

  1. S1-2026-496983-abstract.pdf  
  2. S1-2026-496983-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-496983-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-496983-title.pdf