Pengaruh sumber energi dan asam lemak ransum terhadap kinerja produksi dan perlemakan itik Mojosari Jantan
SOBRI, Muchammad, Dr.Ir. Supadmo, MS
2005 | Tesis | S2 Ilmu PeternakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat perbandingan sumber energi yang berasal dari karbohidrat dan lemak yang dikombinasikan dengan tingkat perbandingan lemak jenuh dan lemak tak jenuh terhadap kinerja produksi dan perlemakan tubuh itik Mojosari jantan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 3 x 3; yakni 3 (tingkat perbandingan sumber energi dari karbohidrat dan dari lemak ransum yaitu rasio 3, 5,5 dan 8) x 3 (tingkat perbandingan asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh ransum yaitu pada rasio 0,6, 0,9 dan 1,2), masing-masing perlakuan dengan 4 ulangan dan setiap ulangan dengan 5 ekor anak itik yang semuanya berjenis kelamin jantan. Ransum yang digunakan sesuai dengan tingkat kebutuhan nutrisi pada umur 1 – 3 minggu dan pada umur 4-8 minggu. Tingkat perbandingan sumber energi yang berasal dari karbohidrat dan lemak yang dikombinasikan dengan tingkat perbandingan lemak jenuh dan lemak tak jenuh dalam ransum tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan berat badan dan persentase karkas. Tingkat perbandingan sumber energi yang berasal dari karbohidrat dan dari lemak yang dikombinasikan dengan tingkat perbandingan lemak jenuh dan lemak tak jenuh dalam ransum memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap (1) konsumsi ransum, (2) feed conversion ratio (FCR); (3) lemak abdominal; (4) persentase lemak dan asam lemak tak jenuh dan kandungan kolesterol daging; (5) volume ginjal dan kantong kantong empedu.
The purpose of this research was to study the effect of different dietary ratio levels of combination between carbohydrates and fats as energy sources, and of dietary ratio levels of saturated to unsaturated fatty acids on the production performance and body fats of male Mojosari ducks. The experiment was done following a 3x3 factorial design based on three ratio levels of dietary carbohydrate to dietary fats (3, 5.5 and 8), and three ratio levels of dietary saturated to unsaturated fatty acids (0.6, 0.9 and 1.2). Each dietary treatment had four replications of five male ducklings each. The experimental diets were formulated based on nutrient requirements of 1 to 3 week old and 4 to 9 week old duckling. The results indicated that both factors in the respective factorial design did not cause any differences on body weight gain and carcass percentages. But the influence was shown significant (P<0.05) on feed consumption, feed conversion ratio, abdominal fat pad, also on fats and unsaturated fatty acids as well as meat cholesterol, sizes of kidney as well as gall bladder.
Kata Kunci : Pakan Ternak,Itik, Sumber Energi Ransum, Produksi, Dietary energy sources, saturated, unsaturated fatty acids, production performance, body fats, male Mojosari ducks.