Deforestasi di kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA) Murhum Sulawesi Tenggara
INDRIYANI, Lies, Prof.Dr. H. S. Djalal Tandjung, MSc
2005 | Tesis | S2 Ilmu LingkunganTahura Murhum merupakan salah satu dari kawasan pelestarian alam yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami deforestasi relatif tinggi karena letaknya yang dekat dengan permukiman penduduk. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengetahui laju deforestasi di kawasan Tahura Murhum dan pengetahuan masyarakat tentang deforestasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan masyarakat tentang deforestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel menggunakan teknik acak sederhana dan dalam pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner sebagai alat pengumpul data dengan melibatkan 200 orang responden yaitu masyarakat di kawasan Tahura Murhum. Selain itu data diperoleh dari wawancara dengan staf dari Dinas Kehutanan Prov. Sultra dan instansi terkait serta observasi dan dokumentasi pada lokasi penelitian. Analisis data dilakukan denga n tabel frekuensi dan tabel silang. Analisis ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat tentang deforestasi dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil penelitian adalah laju deforestasi yang terjadi di Tahura Murhum dalam kurun waktu 2002-2005 relatif tinggi, yaitu 124,36 ha/tahun. Sedangkan pengetahuan masyarakat tentang deforestasi pada umumnya rendah yaitu sebesar 74% responden, hal ini disebabkan tingkat pendidikan yang rendah yaitu 39% hanya mencapai pendidikan tidak tamat SD dan 48% yang mencapai pendidikan tamat SD serta tingkat pendapatan yang rendah, yaitu sebagian besar responden (75,5%) berpenghasilan antara Rp. 200.000-300.000,-/bulan, selain itu kurangnya sosialisasi dari pemerintah setempat kepada masya rakat yang berada di sekitar kawasan tentang fungsi kawasan Tahura Murhum juga menyebabkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang deforestasi di kawasan Tahura Murhum yaitu 87% responden menyatakan tidak pernah dilakukan penyuluhan secara teratur tentang Tahura Murhum kepada masyarakat .
Murhum Preservation Forest (Tahura) is one of the preservation areas in South East Sulawesi Province that have been highly deforested because the place is near housing settlement. This study aims to know the deforestation level in Tahura Murhum area including the factors that influence public knowledge about deforestation. The survey method is used for this study. Randomized sampling technique and questionnaire are used for data collection by involving 200 respondents, namely people in Tahura Murhum area. Beside that, data are collected from interview with staffs of the Forestry Institution South East Sulawesi Province and related institutions and observation and documentation at research location. Data analysis is done by frequency table and cross table. The analysis is done to identify the relation between people’s knowledge on deforestation and the factors that influence it. The results found that deforestation in Tahura Murhum since 2002 – 2005 is relatively high, that is 124,36 hectare/year. While public knowlegde about deforestation is low or just 74% of the respondents. This case is caused by low level in education; 39% people have gone to school but not graduated from elementary school and 48% people graduated from elementary school, causing them not to consider deforestation in Tahura Murhum and to get low level of revenue, only Rp 200,000-300,000 per month (75%) for some respondent. As a result, they lack information about deforestation and its prohibition from printed or electronic media; have low level of purchasing power. In addition, the socialization effort from the government just given little effect to the people about the function of Tahura Murhum, causing a low level of knowledge about deforestation in Tahura Murhum area; 87% of the respondents states that the socialization never reaches them regularly.
Kata Kunci : Lingkungan Hidup, Taman Hutan Raya, Laju Deforestasi, Murhum Preservation Forest, Deforestation Level and Public Knowledge about Deforestation.