BEADS BERBASIS KITOSAN TERMODIFIKASI OLEH EPTAC (Epoxypropyltrimethylammonium Chloride) SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA REMAZOL YELLOW FG
Katon Krisnandaru, Prof. Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.
2026 | Skripsi | KIMIA
Penelitian mengenai aktivitas adsorben
beads-kitosan termodifikasi EPTAC dalam melakukan proses adsorpsi zat warna
Remazol Yellow FG (RYFG) telah dilakukan. Penelitian in bertujuan untuk
melakukan modifikasi terhadap kitosan dengan senyawa EPTAC dan pembentukan
sebagai adsorben beads yang selanjutnya dilakukan karakterisasi, optimasi
kondisi, dan kajian terhadap model kinetika dan isotherm adsorpsi. Modifikasi
dilakukan dengan melakukan reaksi antara kitosan dengan senyawa EPTAC dalam keadaan
basa akibat penambahan larutan Natrium Hidroksida (NaOH) selama 24 jam. Pembentukan
adsorben beads dilakukan dengan melarutkan kitosan ke dalam larutan Asam Asetat
1% (CH3COOH) dilanjut dengan penambahan glutaraldehid dan campuran
diteteskan ke dalam larutan NaOH menggunakan syringe. Adsorben beads-kitosan termodifikasi dikarakterisasi menggunakan ATR-FTIR
dan SEM-EDX. Optimasi kondisi yang dilakukan, meliputi kondisi pH, massa
adsorben, durasi kontak, dan pengaruh konsentrasi adsorbat yang diolah lebih
lanjut untuk menentukan model kinetika dan isoterm adsorpsi.
Hasil
penelitian mengindikasikan bahwa modifikasi adsorben beads-kitosan menggunakan
senyawa EPTAC telah berhasil dilakukan dengan hasil karakterisasi ATR-FTIR dan
SEM-EDX, serta peningkatan kemampuan adsorpsi dibandingkan adsorben
beads-kitosan tanpa modifikasi pada uji aktivitas. Adsorben beads optimal pada
kondisi asam (pH 2), massa adsorben sebesar 0,05 gram, durasi kontak selama 90
menit, dan konsentrasi adsorbat sebesar 500 mg L–1.
Kajian model kinetika dan isoterm adsorpsi yang dilakukan pada penelitian menunjukanmenunjukkan
proses adsorpsi mengikuti model kinetika orde 2 semu dan isoterm Langmuir.
A study on the adsorption activity of
EPTAC-modified chitosan beads in adsorbing the dye Remazol Yellow FG (RYFG) has
been conducted. This study aimed to modify chitosan with EPTAC and form it into
adsorbent beads, followed by characterization, condition optimization, and an
investigation of the adsorption kinetics and isotherm models. The modification
was carried out by reacting chitosan with EPTAC under basic conditions
resulting from the addition of sodium hydroxide (NaOH) solution for 24 hours.
The formation of adsorbent beads was carried out by dissolving chitosan in a 1?etic acid (CH3COOH) solution, followed by the addition of
glutaraldehyde, and the mixture was then dripped into the NaOH solution using a
syringe. The modified chitosan adsorbent beads were characterized using ATR-FTIR
and SEM-EDX. The optimization of conditions, including pH, adsorbent mass,
contact duration, and the effect of adsorbate concentration, was further
analyzed to determine the adsorption kinetics and isotherm models.
The results of the study indicate that the
modification of chitosan beads using the EPTAC compound was successful, as
evidenced by the ATR-FTIR and SEM-EDX characterization results, as well as an
increase in adsorption capacity compared to unmodified chitosan beads in the
activity test. The adsorbent beads performed optimally under
acidic conditions (pH 2), with an adsorbent mass of 0.05 grams, a contact time
of 90 minutes, and an adsorbate concentration of 500 mg L?¹1.
The kinetic and adsorption isotherm analyses conducted in this study indicated
that the adsorption process followed a pseudo-second-order kinetic model and a
Langmuir isotherm.
Kata Kunci : Kata kunci: adsorben, adsorpsi, beads, kitosan, zat warna