Laporkan Masalah

Keanekaragaman Makrozoobentos di Kawasan Sungai Desa Kembaran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Rizki Kurnia Anggraini, Siti Nurleily Marliana, S.Si., M.Sc., Ph.D.

2026 | Skripsi | BIOLOGI

Sungai merupakan salah satu ekosistem perairan dengan peran penting bagi lingkungan serta kehidupan manusia. Sungai memiliki potensi untuk dikembangkan dalam kegiatan pariwisata berwawasan lingkungan atau disebut sebagai ekowisata. Salah satu sungai yang memiliki potensi ini adalah sungai yang berada di Desa Kembaran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengembangan ekowisata di sungai ini memerlukan perhatian lebih terhadap kondisi ekologisnya, yang dapat diketahui melalui komunitas makrozoobentos di dalamnya. Hal ini disebabkan oleh keanekaragaman dan kelimpahan makrozoobentos yang sangat dipengaruhi oleh tingkat toleransinya terhadap kondisi lingkungan, menjadikan organisme ini berperan sebagai salah satu bioindikator. Penelitian ini perlu dilakukan karena belum ada data mengenai keanekaragaman makrozoobentos di kawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi keanekaragaman makrozoobentos di kawasan sungai Desa Kembaran sebagai dasar dalam pengembangan ekowisata. Metode penelitian ini adalah purposive sampling pada dua stasiun penelitian. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah sebanyak empat spesies makrozoobentos dari empat famili yang berbeda berhasil diidentifikasi. Stasiun I memiliki nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H' = 0,00), sedangkan stasiun II memiliki nilai H' = 0,64. Nilai indeks kesamarataan (E) pada Stasiun I sebesar 0,00, sedangkan pada Stasiun II sebesar 0,16. Pada kedua stasiun, terjadi dominansi yang ditunjukkan dengan nilai indeks dominansi (C = 1,00). Faktor-faktor lingkungan, seperti suhu, kedalaman, kecerahan, kecepatan arus, dan pH berpengaruh terhadap komposisi dan keanekaragaman makrozoobentos. Pada kedua stasiun, diperoleh nilai Family Biotic Index (FBI) sebesar 0, yang menunjukkan bahwa sungai di Desa Kembaran, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kualitas air sangat baik.

Rivers are aquatic ecosystems that play a vital role in the environment and human life. They have the potential to be developed for environmentally sustainable tourism, also known as ecotourism. One such river is located in Kembaran Village, Bantul, Special Region of Yogyakarta. The development of ecotourism on this river requires greater attention to its ecological conditions, which can be assessed through its macrozoobenthos community. This is because the diversity and abundance of macrozoobenthos are strongly influenced by their tolerance levels to environmental conditions, making these organisms serve as bioindicators. This study is necessary because no data are currently available on macrozoobenthos diversity in this area. This study was conducted to identify the diversity of macrozoobenthos in the Kembaran Village river area as a basis for the development of ecotourism. The method used in this study was purposive sampling at two sampling stations. The result of this study showed that four species of macrozoobenthos from four different families were successfully identified. Station I had a Shannon-Wiener diversity index (H' = 0,00), while Station II had a value of (H' = 0,64). The evenness index value at Station I was (E = 0,00), while Station II it was (E = 0,16). At both stations, dominance was observed, as indicated by the dominance index (D = 1,00). Environmental factors, such as temperature, depth, water transparency, current velocity, and pH, influence the composition and diversity of macrozoobenthos. At both stations, the Family Biotic Index (FBI) was found to be 0, indicating that the river in Kembaran Village, Bantul, Special Region of Yogyakarta, has the best water quality.

Kata Kunci : ekologi, ekowisata, makrozoobentos, sungai

  1. S1-2026-497077-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497077-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497077-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497077-title.pdf