Evaluasi program promosi kesehatan pada penderita kusta di Rumah Sakit Kusta Tugurejo Semarang pada tahun 2001 :: Tinjauan pada aspek pengetahuan dan perilaku
PRAMONO, Boedi, dr. K. Etnawati, SpKK.,MPH
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatPromosi kesehatan sebagai salah satu wujud pendidikan kesehatan masyarakat, adalah penting dalam rangka memberikan pengetahuan praktis kepada penderita kusta maupun keluarganya, terutama mengenai pengobatan penyakit kusta dan cara perawatan sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi program promosi kesehatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Kusta Tugurejo Semarang. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap keluarga pasien, perawat, dan diskusi kelompok dengan 10 pasien kusta di bangsal Kenanga RSU Tugurejo Semarang. Hasil wawancara dan diskusi kelompok direkam, dibuat transkrip dan dilakukan dengan koding terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pasien dan keluarganya tentang penyakit kusta baik, pengetahuan pasien dan keluarganya tentang upaya penyembuhan penyakit kusta adalah baik, demikian pula perilaku pasien dan keluarganya dalam upaya penyembuhan luka. Hasil kajian lebih lanjut menunjukkan bahwa pelaksanaan program promosi kesehatan tentang kusta di bangsal Kenanga Rumah Sakit Tugurejo Semarang adalah baik, meskipun masih terbatas pada penyuluhan perorangan antara petugas paramedis dengan pasien dan keluarganya. Dianjurkan untuk menggunakan media promosi seperti poster, leaflet dan lembar balik penyuluhan.
Health promotion, as one type of health educations, is important in delivering practical knowledge to leprosy sufferers and to their families, especially about how to cure leprosy disease and simple wound care. The objective of this study is to evaluate the health promotion program conducted at Tugurejo Leprosy Hospital Semarang. This research is a qualitative method with phenomenology design. The data were collected by interviewing the patients' families and nurses, and also by group discussing with ten leprosy patients of Kenanga ward at Tugurejo Public Hospital in Semarang. The interview result and group discussion were recorded on a tape, made into transcript and conducted by an open coding. The result of the study showed that the knowledge of patients and their family about leprosy was good, the knowledge of patients and the families about the effort for leprosy healing was good, also the behavior of patients and the families in the effort for wound healing were good. Further assessment showed that the implementation of the health promotion program on leprosy in Kenanga ward Tugurejo Leprosy Hospital Semarang was good although it was still limited on individual information between paramedics and patients and their families. It is suggested to use media information, such as poster, leaflet and information sheets.
Kata Kunci : Promosi Kesehatan,Kusta,Evaluasi Program, health promotion, knowledge, behavior, leprosy sufferer