Laporkan Masalah

Pengembangan Puskesmas di Kota Bontang menuju uskesmas Mandiri

KAZARNI, Prof.Dra. Johana E. Prawitasari, Ph.D

2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Dampak dari otonomi daerah dan perimbangan keuangan antara daerah dan pusat, akan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat di suatu daerah pemekaran, jika pemerintah daerah memberikan dana pembangunan kesehatan relatif lebih kecil dibandingkan dengan sektor lainnya. Puskesmas sebagai ujung tombak pembangunan dibidang kesehatan, masih merupakan pilihan untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat di Kota Bontang. Puskesmas perlu direformasi dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan puskesmas Tujuan: Untuk mengetahui pengembangan puskesmas yang ada di Kota Bontang. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus, yang bersifat diskriptif eksploratif menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, focus group discusion, checklist dan observasi langsung pada tiga puskesmas. Pengolahan data dilakukan dengan kuantitatif dan kualitatif kemudian dianalisis berdasarkan hasil penelitian terhadap isi dan substansinya. Hasil Penelitian : Dari tiga puskesmas yang diteliti, ketiga puskesmas dinyatakan cukup siap untuk dikembangkan. Ada dukungan positif dari pihak terkait, tokoh masyarakat, petugas dan pengguna puskesmas terhadap pengembangan puskesmas menuju puskesmas mandiri Kesimpulan : faktor lingkungan puskesmas memberi pengaruh dalam menentukan pengembangan yang ingin dilakukan, karena faktor lingkungan akan memberi dampak terhadap derajat kesehatan masyarakat, sehingga mempengaruhi puskesmas dalam menjalankan fungsi dan upaya kesehatan kepada masyarakat.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan, Pengembangan Puskesmas, otonomi daerah, puskesmas mandiri .


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.