Laporkan Masalah

Pengaruh Ekspor Barang Manufaktur Terhadap Kinerja Perusahaan Manufaktur dengan Local Currency Transaction (LCT) sebagai Pemoderasi: Studi Kasus Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2018-2024

Ulinucha Afifah Bening Nurani, Ihda Arifin Faiz, S.E., M.Sc.

2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika hubungan ekspor dan kinerja pada industri manufaktur Indonesia dalam rentan periode tahun 2018-2024 dengan kebijakan Local Currency Transaction (LCT) sebagai variabel moderasi yang akan diuji perannya sebagai yang memperkuat/memperlemah hubungan keduanya. Melalui pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA), penelitian mengestimasi variabel dengan nilai foreign sales, nilai net income, dan data dummy dalam mengidentifikasi adopsi LCT pada tingkat perusahaan. Data yang digunakan merupakan data sekunder bersumber dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018–2024. Dengan teknik purposive sampling, terpilih 30 perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria (1) perusahaan manufaktur yang konsisten terdaftar di BEI selama periode pengamatan, (2) menerbitkan laporan keuangan secara lengkap dan berturut-turut, (3) menyediakan data yang relevan dengan variabel penelitian, dan (4) mengungkapkan informasi negara tujuan ekspor dan mata uang yang digunakan sebagai pengukuran LCT, sehingga diperoleh sebanyak 210 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor barang manufaktur berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, melalui efek pembelajaran dan efek pemanfaatan kapasitas oleh perusahaan yang melakukan penjualan luar negeri. LCT juga terbukti mampu memoderasi hubungan keduanya, dengan arah positif.

This study explores the dynamics of the relationship between exports and firm performance in Indonesia’s manufacturing industry over the period 2018–2024 with Local Currency Transaction (LCT) policy as a moderating variable aiming to examine whether it strengthens or weakens the relationship between the two. Using a quantitative approach, this study employs panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The variables are measured using foreign sales values, net income, and dummy data to identify the adoption of LCT at the firm level. The data used are secondary data obtained from the financial statements of 30 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2018–2024 period. Using a purposive sampling technique, 30 manufacturing firms were selected based on the following criteria: (1) firms consistently listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) throughout the observation period, (2) firms that publish complete and consecutive financial statements, (3) firms that provide data relevant to the research variables, and (4) firms that disclose information on export destination countries and the currencies used as a proxy for LCT measurement, resulting in a total of 210 observations. The results show that manufacturing exports have a positive effect on firm performance, driven by learning effects and capacity utilization effects among firms engaged in international sales. LCT is also found to moderate this relationship in a positive direction.

Kata Kunci : Ekspor, Kinerja Perusahaan, Local Currency Transaction, Manufaktur

  1. D4-2026-500543-abstract.pdf  
  2. D4-2026-500543-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-500543-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-500543-title.pdf