ANALYSIS OF HUMAN RESOURCE EFFICIENCY AND QUALITY IMPROVEMENT AT MUSEUM DAN GALERI SBY-ANI
Raden Adimas Mahadewa Jagadnata Saleh, Rico Saktiawan Jang Jaya, S.E., MBA, Ph.D.
2026 | Skripsi | MANAJEMEN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi tenaga kerja di Museum dan
Galeri SBY-ANI dengan berfokus pada kompetensi karyawan serta dampaknya
terhadap kinerja organisasi. Sumber daya manusia memiliki peran penting dalam
mendukung operasional museum, termasuk pelayanan pengunjung, pengelolaan
koleksi, dan fungsi administrasi. Namun, tantangan seperti ketidakseimbangan
tenaga kerja, kesenjangan kompetensi, dan tingginya alokasi biaya tenaga kerja
dapat mengurangi efisiensi organisasi.
Penelitian
ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan terutama
melalui wawancara mendalam dengan informan kunci serta observasi lapangan
langsung di Museum dan Galeri SBY-ANI. Karena keterbatasan akses terhadap
dokumen internal formal, penelitian ini lebih banyak mengandalkan perspektif
langsung dari informan, temuan hasil wawancara, dan kondisi kerja yang diamati.
Data dianalisis menggunakan kerangka SWOT (Strengths, Weaknesses,
Opportunities, and Threats) untuk mengidentifikasi faktor internal dan
eksternal yang memengaruhi efisiensi tenaga kerja.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa karyawan memiliki kompetensi
yang baik, masih terdapat permasalahan terkait distribusi keterampilan yang
belum merata dan alokasi tenaga kerja yang kurang efisien. Kondisi ini
berkontribusi pada meningkatnya biaya operasional dan membatasi fleksibilitas
organisasi. Analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada
keberadaan tenaga kerja yang berpengalaman, sementara kelemahan utama berkaitan
dengan inefisiensi tenaga kerja. Peluang yang tersedia mencakup program
pengembangan karyawan, sedangkan ancaman utama berasal dari keterbatasan
anggaran.
Kesimpulannya,
peningkatan efisiensi tenaga kerja memerlukan keselarasan yang lebih baik
antara kompetensi karyawan dan peran kerja, serta pelatihan berkelanjutan dan
optimalisasi tenaga kerja.
This
study aims to analyze workforce efficiency at Museum dan Galeri SBY-ANI,
focusing on employee competence and its impact on organizational performance.
Human resources play a vital role in supporting museum operations, including
service delivery, collection management, and administrative functions. However,
challenges such as workforce imbalance, competency gaps, and high payroll
allocation may reduce organizational efficiency.
This research uses a qualitative descriptive approach. Data were
primarily collected through in-depth interviews with key informants and direct
field observations at Museum dan Galeri SBY-ANI. Due to limited access to
formal internal documents, the study mainly relied on firsthand perspectives,
findings at the interview, and observed workplace conditions. The data were
analyzed using a SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats)
framework to identify internal and external factors affecting workforce
efficiency.
The
results show that although some employees demonstrate strong competencies,
there are issues related to uneven skill distribution and inefficient workforce
allocation. These conditions contribute to increased operational costs and
limit organizational flexibility. The SWOT analysis highlights strengths in
experienced personnel, while weaknesses relate to workforce inefficiency.
Opportunities include employee development programs, whereas threats involve
budget constraints.
In
conclusion, improving workforce efficiency requires better alignment between
competencies and job roles, as well as continuous training and workforce
optimization.
Kata Kunci : workforce efficiency, employee competence, SWOT analysis, human resource management, museum