Text Reduction as Subtitling Strategies Applied in English Subtitle of Joko Anwar's Nightmares and Daydreams Series on Netflix
Naufal Daffa Dahlana Hastoto, Dr. Amin Basuki, S.S, M.A.
2026 | Skripsi | SASTRA INGGRIS
Subtitling, sebuah
praktik terjemahan audiovisual (AVT), umumnya disajikan sebagai bentuk
ringkasan dari bahasa sumber, sehingga adanya pengurangan teks tidak dapat
dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan frekuensi
strategi pengurangan teks yang diterapkan pada teks subtitle bahasa
Inggris dari serial televisi Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams serta
bagaimana strategi-strategi tersebut diterapkan dalam data yang dikumpulkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif sebagai metode
utama. Data diambil dari ucapan dalam bahasa Indonesia dan subtitle
bahasa Inggris dari serial TV Joko Anwar’s Nightmares and Daydreaams.
Data dikumpulkan dengan menonton seluruh 7 episode yang dilengkapi dengan subtitle
bahasa Inggris. Setiap teks subtitle yang mengandung pengurangan teks
yang dapat diidentifikasi kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori strategi
reduksi teks Díaz-Cintas dan Remael (2021), dengan fokus pada satu strategi
dominan. Hasil penelitian menunjukkan adanya total 127 kasus pengurangan teks
yang ditemukan dalam serial TV tersebut, dengan perubahan kalimat negatif atau
pertanyaan menjadi kalimat afirmatif atau pernyataan, pertanyaan tidak langsung
menjadi pertanyaan langsung, dll., yang menyumbang porsi data terbesar sebesar
16,5%, diikuti dengan penggunaan sinonim yang lebih pendek atau ungkapan yang
setara dengan porsi data sebesar 12,6% tanpa adanya selisih yang signifikan
dalam kategori tersebut, temuan ini menunjukkan bahwa terjemahan tidak
bergantung pada satu strategi reduksi teks saja, sehingga pola bahasanya
menjadi sangat beragam.
As a
practice of audiovisual translation (AVT), subtitling inherently involves text
reduction, making a constrained transfer from the Source Language (SL) to the
Target Language (TL) unavoidable. This research aims to identify the types and
frequency of text reduction strategies applied by the subtitler to the English
subtitles of Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams as well as how these
strategies are implemented to the collected data. This research utilized a
descriptive-qualitative approach as the main research method. The data was
drawn from Indonesian utterances and English subtitles of the TV series Joko
Anwar’s Nightmares and Daydreams. The data were collected by watching all 7
episodes with English subtitles. Then, any identified text reduction from the English
subtitle was then classified into the categories of Díaz-Cintas and Remael’s
text reduction strategy (2021), focusing on the single dominant strategy. The
findings demonstrate a total of 127 text reduction occurrences found in the TV
series, with changing negations or questions into affirmative sentences or
assertions, indirect questions into direct questions, etc., accounting for the
largest data share of 16.5%, followed by using a shorter near-synonym or
equivalent expression with a data share of 12.6%. Without a severe disparity in
the category, the findings suggest that the translation does not rely on a
single text reduction strategy, making the language pattern highly
diverse.
Kata Kunci : subtitle, audiovisual translation, text reduction, Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams