Pajak Minuman Berpemanis sebagai Instrumen Kebijakan Kesehatan di Global South: Tinjauan Literatur Sistematis dan Agenda Penelitian Masa Depan
Nada Alfaiza Fisabilazkia, Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, SIP, M.Si
2026 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)
Dalam beberapa tahun terakhir, konsumsi gula global terus meningkat, dengan minuman berpemanis sebagai salah satu kontributor utama, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di kawasan Global South. Peningkatan ini sejalan dengan percepatan prevalensi penyakit tidak menular serta meningkatnya beban kesehatan dan ekonomi dalam satu dekade terakhir. Studi ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi dan menganalisis artikel jurnal ilmiah bereputasi yang relevan dengan topik penelitian. Tinjauan ini mengidentifikasi karakteristik studi, distribusi geografis, serta mengelompokkan temuan ke dalam lima arus utama penelitian berdasarkan 66 studi literatur (n=66) di 23 negara (n=23) yang tersebar di Asia, Afrika Sub-Sahara, Amerika Latin dan Karibia, Timur Tengah, serta Oseania. Selain itu, penelitian ini juga menyusun agenda penelitian untuk pengembangan kajian di masa mendatang. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menelaah bagaimana pajak minuman berpemanis diposisikan dan dikaji dalam literatur akademik di negara-negara Global South. Hasil kajian menunjukkan bahwa pajak minuman berpemanis di kawasan tersebut bukan sekadar persoalan teknis kebijakan fiskal atau kesehatan, melainkan merupakan arena kebijakan yang dipengaruhi oleh desain kebijakan, kapasitas institusional, serta konteks politik dan sosial masing-masing negara. Kata Kunci: Pajak minuman berpemanis; konsumsi gula; penyakit tidak menular; Global South; tinjauan literatur sistematis
In recent years, global sugar consumption has continued to increase, with sugar-sweetened beverages as one of the main contributors, particularly in low- and middle-income countries in the Global South. This trend has coincided with the accelerating prevalence of non-communicable diseases and the growing health and economic burden over the past decade. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach to identify and analyze relevant peer-reviewed journal articles. This review identifies the characteristics of the studies and their geographic distribution, and categorizes the findings into five main research streams based on 66 studies (n=66) across 23 countries (n=23) in Asia, Sub-Saharan Africa, Latin America and the Caribbean, the Middle East, and Oceania. Furthermore, this study proposes future research agendas to support the development of further scholarly inquiry. The review aims to examine how sugar-sweetened beverage taxes are positioned and discussed in the academic literature in the Global South. The findings indicate that such taxes are not merely technical fiscal or public health instruments, but rather contested policy arenas shaped by policy design, institutional capacity, and the political and social contexts of each country. Keywords: Sugar-sweetened beverage tax; sugar consumption; non-communicable diseases; Global South; systematic literature review
Kata Kunci : Pajak minuman berpemanis; konsumsi gula; penyakit tidak menular; Global South; tinjauan literatur sistematis