t tabel (t tabel 1,734) berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K3 dengan kelompok perlakuan K1 (kontrol), hal ini juga terlihat pada jumlah konsumsi makanan standar. T hitung kenaikan beral badan K1: K4 dalam tiga minggu berturut-turut adalah MG2 = 2,25 , MG3 = -2,56 dan MG4 = -2,18, hasil ini bermakna secara statistik karena t hitung, t tabel (t tabel 1,734) berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K4 dengan kelompok K1 (control), meskipun jumlah konsumsi makanan standar diantara K1 dan K4 tidak berbeda. Dapat disimpulkan bahwa juice bawang putih (Allium sativam L.)meningkatksn berat badan tikus putih (Rattus norveglous)."> t tabel (t tabel 1,734) berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K3 dengan kelompok perlakuan K1 (kontrol), hal ini juga terlihat pada jumlah konsumsi makanan standar. T hitung kenaikan beral badan K1: K4 dalam tiga minggu berturut-turut adalah MG2 = 2,25 , MG3 = -2,56 dan MG4 = -2,18, hasil ini bermakna secara statistik karena t hitung, t tabel (t tabel 1,734) berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K4 dengan kelompok K1 (control), meskipun jumlah konsumsi makanan standar diantara K1 dan K4 tidak berbeda. Dapat disimpulkan bahwa juice bawang putih (Allium sativam L.)meningkatksn berat badan tikus putih (Rattus norveglous).">
Perubahan Berat Badan Tikus Putih (Rattus norvegicus) Setelah Diberi Diet Sukrosa dan Juice Bawang Putih (Allium sativum Linn.)
Titin Suciatin, Dra. Manlina Diah, Apt. ; Dra. Yuliastuti, Apt., M.Kes.
1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERANTelah dilakukan penelitian dengan judul "Perubahan Berat Badan Tikus Putih (Rattus norvegicus). Setelah Diberi Diet Sukross Dan Juice Bawang Putih (Allium sativum Linn.)" dengasn metode yang sama seperti yang dilakukan Ngatidjan (1988). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa juice bawang putih dapat meningkatkan berat badan tikuas uii. Menurat Paaveo Airola yang disitasi oleh Santoso (1993) bahwa bawang putih mengandung scordinin yang berguna untuk meningkatkan berat badan dan menambah energi, meskipun cara kerja zat aktif ini belum diketahui. Pada penelitian ini digunskan 40 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) betina beramur 5 minggu dibagi menjadi 4 kelompok, mssing-masing 10 ekor. Kelompok K1 sebagai kelompok pembanding. Kelompoh K2, diberi larutan sukrosa 0,5 ml/ 50 g BB. Kelompok K3, diberi larutan sukrosa 0,5 ml /50 g BB dan juice bawang putih 0,125 ml/50 g BB. Kelompok R4, diberi juice bawang putih 0,125 ml/50 g BB. Terjadi kenaikan berat badan yang lebih tinggi pada ketiga kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol. Data yang didapat dianalisa dengan uji anova satu jalan, dilanjutkan dengan uji perbedaan dengan student-t test dengan tingkat kemaknaan 95% (p = 0,05). Hasil uji anova satu jalan terhadap kenaikan berat badan diantara 4 kelompok setiap minggunya, didapat F rasio hitung minggu pra perlakuan = 0,28 (F tabel 8,61), minggu ke 1 = 3,98 (F tabel 2.87), minggu ke 2 = 3,12 (F tabel 2,87), minggu ke 3 = 4.30 (F tabel 2,87) dan minggu ke 4 = 6,03 (F tabel 2,87). Diperoleh hssil t hitung kenaikan berat badan K1 : K2 dalam 4 minggu berturut-turat adalah MG1 = -1,26, MG2 = -1,21, MG3 = -0,64 dan MG4 = -0,62, hal ini tidak berbeda secara statistik karena t hitung < t tabel (t table 1.740) berarti tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K2 dengan kelompok perlakuan K1, meskipun ada perbedaan jumlah konsumsi perbedaan makanan pada minggu ke 2, 3 dan 4. T hitung kenaikan berat badan K1 : K3 dslam 4 minggu berturut-turut adalah MG1 = -3,69, MG2 = -3.07, MG3 = -3,44 dan MG4 = -3,99, hal ini bermakna secara statistik karena t hitung > t tabel (t tabel 1,734) berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K3 dengan kelompok perlakuan K1 (kontrol), hal ini juga terlihat pada jumlah konsumsi makanan standar. T hitung kenaikan beral badan K1: K4 dalam tiga minggu berturut-turut adalah MG2 = 2,25 , MG3 = -2,56 dan MG4 = -2,18, hasil ini bermakna secara statistik karena t hitung, t tabel (t tabel 1,734) berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan K4 dengan kelompok K1 (control), meskipun jumlah konsumsi makanan standar diantara K1 dan K4 tidak berbeda. Dapat disimpulkan bahwa juice bawang putih (Allium sativam L.)meningkatksn berat badan tikus putih (Rattus norveglous).
Kata Kunci : berat badan, diet