Laporkan Masalah

Optimisasi Value Stream Penggantian Pemutar pada Sistem Ore Flow dengan Pendekatan MVSM

Salma Nabiha Yasmin, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng.,

2026 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dan mengoptimalkan

proses pada proyek penggantian pemutar dalam sistem sabuk konveyor ore flow

tambang bawah tanah menggunakan pendekatan Maintenance Value Stream

Mapping (MVSM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan

dukungan data kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara semi-

terstruktur pada satu siklus shutdown terjadwal. Analisis dilakukan dengan

mengidentifikasi aktivitas value added (VA), non-value added (NVA), dan

necessary non-value added (NNVA), serta menghitung Process Cycle Efficiency

(PCE) untuk mengukur efisiensi proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa

sebagian besar waktu pemeliharaan terserap pada aktivitas non-teknis seperti

koordinasi, transportasi material, dan waktu tunggu yang termasuk dalam kategori

NVA, sehingga menghasilkan nilai PCE yang rendah. Bottleneck utama ditemukan

pada distribusi material, alokasi tenaga kerja, dan koordinasi operasional. Melalui

penyusunan future state mapping, penelitian ini mengusulkan perbaikan berupa

optimalisasi alur distribusi material, peningkatan perencanaan kerja, serta

pengurangan waktu tunggu melalui koordinasi yang lebih terstruktur. Implementasi

usulan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pengerjaan proyek

penggantian pemutar dalam program pemeliharaan sistem ore flow, mengurangi

kemungkinan corrective maintenance, serta meningkatkan keandalan sistem

konveyor ore flow dalam tambang bawah tanah. Penelitian ini memberikan

kontribusi pada pengembangan penerapan Lean Maintenance berbasis MVSM

dalam industri pertambangan, khususnya pada sistem pemeliharaan tambang bawah

tanah yang kompleks.

This study aims to analyze constraints and optimize the roller replacement

process within the underground ore flow conveyor belt system by using

Maintenance Value Stream Mapping (MVSM) approach. The research adopts a

descriptive quantitative method supported by qualitative data obtained through

direct observation and semi-structured interviews conducted during one scheduled

shutdown cycle. The analysis is carried out by identifying value-added (VA), non-

value-added (NVA), and necessary non-value-added (NNVA) activities, as well as

calculating Process Cycle Efficiency (PCE) to evaluate process efficiency. The

findings reveal that a significant portion of maintenance time is consumed by non-

technical activities such as coordination, material transportation, and waiting time,

which fall under the NVA category, resulting in a low PCE value. The main

bottlenecks are identified in material distribution, workforce allocation, and

operational coordination. Through the development of a future state mapping, this

study proposes improvements including the optimization of material distribution

flows, enhancement of work planning, and reduction of waiting time through more

structured coordination. The implementation of these recommendations is expected

to improve the efficiency of the roller replacement process within the ore flow

maintenance program, reduce the likelihood of corrective maintenance, and

enhance the reliability of the underground ore flow conveyor system. This study

contributes to the advancement of Lean Maintenance implementation based on

MVSM in the mining industry, particularly in complex underground mining

maintenance systems.

Kata Kunci : Lean Maintenance, Maintenance Value Stream Mapping (MVSM), Process Cycle Efficiency (PCE), pemborosan, pemeliharaan, tambang bawah tanah.

  1. S2-2026-546962-abstract.pdf  
  2. S2-2026-546962-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-546962-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-546962-title.pdf