Analisis hubungan kepuasan pasien dengan karakteristik Puskesmas di Kabupaten Gianyar ditinjau dari pilar manajemen mutu terhadap jumlah kunjungan pasien Balai Pengobatan Gigi
DARMIATI, Ni Gusti Putu, dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH.,Dr.PH
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran GigiLatar Belakang : Salah satu fungsi Puskesmas adalah memberikan pelayanan kuratif, termasuk memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Sejalan dengan makin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pemeliharaan kesehatan, maka Puskesmas dituntut untuk makin meningkatkan mutu pelayanan agar dapat mempertahankan keberadaannya dan memenangkan persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepuasan pasien, proses, organisasi, komitmen serta kepemimpinan dalam mewujudkan pelayanan Balai Pengobatan Gigi Puskesmas (BPG Puskesmas) terhadap jumlah kunjungan pasien BPG Puskesmas di 13 Puskesmas di Kabupaten Gianyar. Metode : Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional, dilakukan pada semua BPG Puskesmas sebagai unit analisis dan semua staff di 13 Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Gianyar.Pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara untuk mengetahui kepuasan pasien serta kuesioner untuk staff untuk mengetahui karakteristik Puskesmas.Analisis data menggunakan multiple regresi korelasi. Hasil : Penelitian ini menunjukan bahwa : terdapat hubungan yang bermakna antara proses (p= 0,028) dan komitmen (p=0,045) dengan kepuasan pasien, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara organisasi (p=0,399) dan kepemimpinan (p=0,261) dengan kepuasan pasien. Terdapat hubungan yang bermakna antara kepuasan pasien (p=0,039) dengan jumlah kunjungan. Kesimpulan : Semakin tinggi proses semakin tinggi kepuasan pasien. Semakin tinggi komitmen semakin tinggi kepuasan pasie n. Semakin tinggi kepuasan pasien semakin tinggi jumlah kunjungan BPG Puskesmas Kabupaten Gianyar.
Background: One of the Community Health Centre functions is to provide curative health services, including dental and mouth health curative services. In accordance to the heightening of public awareness to take care their health, the community health centre should increase the service quality to maintain its existence and to win the competition. This purpose of this study is to identify the correlation between patient’s satisfaction with process, organization, commitment, leadership, and the correlation between patient’s satisfaction with patient attendance at 13 Community Health Centre dental clinics in Gianyar Regency, Bali. Methods: Thirteen Dental Clinics of Community Health Centres in the Gianyar Regency, were used as the analysis units of an analytic study with a cross sectional design. Questionnaire based on Likert Scale and an interview was used to assess patient’s satisfaction. Community Health Centres characteristic was assed using questionnaire administered to 286 staffs of the 13 Community Health Centres. A Multiple regression correlation analysis is used to analyse the data. Results: The results of this study showed that there is a significant correlation between process (p=0,028) and commitment (p=0,045) with the patient’s satisfaction, there is no significant correlation between organization (p=0,399) and leadership (p=0,261) with the patient’s satisfaction. There is a significant correlation between patient’s satisfaction (p=0,039) with patient’s attendance. Conclusions: The higher is the process, the higher the patient’s satisfaction. The higher is the commitment, the higher the patient’s satisfaction. The higher is the patient’s satisfaction, the higher the patient’s attendance to the Dental Clinics of the Community Health Centre of the Gianyar Regency.
Kata Kunci : Gigi, Bahan Pengobatan Gigi, Kepuasan Pasien, Attendance, Dental Clinic of Community Health Centre, patient’s satisfaction, Community Health Centre characteristics.