Laporkan Masalah

Identifikasi Potensi Reservoir Terekahkan Pada Formasi Lower Baturaja Di Lapangan "GYBBS" Cekungan Sunda Menggunakan Atribut Seismik: Curvature, Variance Dan Ant-Tracking

Alang Khansa Raditya, Dr.Budi Eka Nurcahya, M.Si.

2026 | Skripsi | GEOFISIKA

Kebutuhan minyak bumi yang dari tahun ke tahun semakin meningkat, mengharuskan percepatan eksplorasi untuk mencapai 1juta barel per hari pada tahun 2030. Intepretasi Seismik mengggunakan multi-atribut dengan menggunakan atribut  curvature, variance dan  ant-tracking merupakan salah satu upaya untuk melakukan eksplorasi dengan target zona potensial reservoir. Berdasarkan visual hasil dari ketiga atribut diatas di atas penelitian di Lapangan “GYBBS” yang berada di Cekungan Sunda, Formasi Baturaja diketahui keberadaan rekahan dengan orientasi  SW-NE pada kedalaman time slice -1350 hingga -1390ms, -1430 hingga -1540ms dan -1630 hingga -1670ms. Sehingga dapat diperkirakaan keberadaan potensial reservoir pada kedalaman tersebut. 

The need for petroleum is increasing from year to year, requiring accelerated exploration to reach 1 million barrels per day by 2030. Seismic interpretation using multi-attributes by using curvature, variance and ant-tracking attributes is one of the efforts to conduct exploration with the target of potential reservoir zones. Based on the visual results of the three attributes above, research in the "GYBBS" field located in the Sunda Basin, Baturaja Formation, it is known that the existence of fractures with SW-NE orientation at a time slice depth of -1350 to -1390ms, -1430 to -1540ms and -1630 to -1670ms. So it can be estimated the existence of potential reservoirs at these depths. 

Kata Kunci : Formasi Baturaja, Cekungan Sunda, Seismik multi-atribut, Kurvatur, Variance, Ant-tracking, / Baturaja Formation, Sunda Basin, Multi-atribute seismic, Curvature, Variance, Ant-tracking

  1. S1-2026-445604-abstract.pdf  
  2. S1-2026-445604-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-445604-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-445604-title.pdf