Kajian hidraulis bangunan pengendali banjir Kota Surakarta pada pintu air Putat Kali Boro
RUZZIYATNO, Ruhban, Dr.Ir. Djoko Legono
2005 | Tesis | S2 Teknik Sipil (Magister Pengelolaan Bencana AlamKali Boro merupakan salah satu saluran utama sistem drainase kota Surakarta yang bermuara ke Sungai Bengawan Solo. Permasalahan banjir yang sering terjadi adalah pada saat banjir muka air Sungai Bengawan Solo lebih tinggi dari muka air Kali Boro sehingga terjadi backwater (aliran balik) dari Sungai Bengawan Solo dan menggenangi kawasan sepanjang Kali Boro. Kajian pada penelitian ini dimaksud untuk mendapatkan metode operasional pintu air putat kali Boro dalam menghadapi kondisi aliran masuk (inflow) dan aliran keluar (outflow) rendah maupun tinggi (banjir). Tujuannya untuk menanggulangi dan mengurangi bencana banjir yang terjadi setiap tahun. Variasi tinggi muka Kali Boro dan variasi tinggi muka air Sungai Bengawan Solo, dijadikan data masukan dalam hitungan simulasi penelusuran aliran pintu air putat Kali Boro. Simulasi penelusuran aliran di pintu air Putat dilakukan dengan menggunakan hidrograf banjir dengan kala ulang 10 tahunan, 50 tahunan dan 100 tahunan serta variasi tinggi muka air Kali Boro sebesar +82.50 m, +83.00 m dan +84.00 m. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai bukaan pintu efektif adalah 0.35 m – 0.55 m untuk tinggi muka air Sungai Bengawan Solo +82.05 m; 0.50 m – 0.65 m untuk untuk tinggi muka air Sungai Bengawan Solo +82.55 m dan 0.70 m – 0.85 m untuk untuk tinggi muka air Sungai Bengawan Solo +83.48 m, sehingga dapat menurunkan tinggi muka air Kali Boro secara maksimal (banjir kali Boro)
Boro river is one of the main drainage system of Surakarta city which drains into Bengawan Solo river. The primary problem when flood occur is the higher water level of Bengawan Solo than Boro River and than backwater occur and inundates Boro River. The objective of the study is to obtain operational method of Boro river floodgate to control both inflows and outflows not only during flood but also normal condition. It also aims to know Boro rivers floodgate operational function to reduce Boro catchment area inundation. Boro river water level variation and Bengawan Solo river water level variation, were used for the simulation of Boro river floodgate routing. The simulation used 10-year inflows, 50-year inflows, and 100-year inflows return period and Boro water level variation are +82.50 m, +83.00 m and +84.00 m. The results of the study show that the effective opening of floodgate are 0.35 m - 0.55 m for +82.05 m of Bengawan Solo water level, 0.50 m – 0.65 m for +82.55 m of Bengawan Solo water level and 0.70 m – 0.85 m for +83.48 m of Bengawan Solo water level, for reducing water level of Boro river flooding.
Kata Kunci : Bencana Banjir, Pintu Air, Flood - drainage systems - floodgate - flow routing.