Studi Eksperimental Mengenai Pembentukan Slug Gas Pada T-Junction Minichannel Horizonta Aliran Dua Fase
Untung Surya Dharma, Prof. Dr. Ir. Indarto, DEA
2026 | Disertasi | S3 Teknik Mesin
Penggunaan T-junction pada minichannel
dapat menyebabkan terjadinya pola aliran slug gas. Osilasi yang terjadi,
kecepatan pengukuran panjang dan frekuensi kemunculan pada pola aliran slug
gas dapat mengakibatkan penurunan tekanan yang memengaruhi kinerja sistem
transportasi fluida. Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi pengaruh
radius belokan pada T-junction terhadap pembentukan awal terjadinya
aliran slug gas dan karakteristiknya serta penurunan tekanan yang
terjadi.
Seksi uji yang digunakan adalah T-junction
minichannel horizontal yang terbuat dari akrilik dengan penampang persegi
panjang berukuran panjang 2,25 mm dan lebar 1,25 mm dengan diameter hidraulik
sebesar 1,6 mm. Variasi radius terhadap diameter hidraulik yaitu r/Dh
= 0,5; 0,7; dan 1. Fluida kerja adalah air dan udara dengan variasi kecepatan
superfisial air Jl adalah 0,626–3,186 m.s-1 dan udara Jg
adalah 0,593–2,37 m.s-1. Untuk menganalisis karakteristik aliran,
metode yang digunakan adalah analisis citra digital, yaitu merekam gambar
dengan kamera berkecepatan tinggi yang hasilnya diolah menggunakan software
MATLAB 2020a. Parameter penelitian yang dihasilkan adalah pola aliran dan peta
pola aliran, kecepatan pembentukan slug gas, panjang slug gas,
frekuensi pembentukan slug gas dan durasi pembentukan slug gas.
Penurunan tekanan diukur menggunakan DPT yang diletakkan di antara daerah
persimpangan T-junction dan 20,8 mm ke arah downstream. Analisis
statistik berupa nilai rata-rata tekanan, Probability Density Function
(PDF), Power Spectral Density (PSD), Discrete Wavelet Energy
(DWT), dan Artificial Neural Network (ANN) digunakan untuk menganalisis
penurunan tekanan dalam mengidentifikasi pola aliran yang terbentuk
Dari hasil penelitian ini, didapat
tiga mekanisme pembentukan awal pola aliran slug gas, yaitu mekanisme shearing
regime SR, squeezing regime SQR, dan shearing-dripping regime
SDR. Semakin besar radius belokan, maka akan semakin tinggi kecepatan
pembentukan slug gas dan frekuensi pembentukan slug gas, namun
panjang slug gas akan semakin pendek, dan durasi pembentukan slug gas
semakin menurun. Penurunan tekanan akan meningkat seiring meningkatnya radius
belokan dan kecepatan pertumbuhan slug gas, namun cenderung menurun
dengan meningkatnya panjang slug gas. Karakteristik pola pembentukan
awal slug gas dilakukan menggunakan parameter statistik dari fluktuasi
penurunan tekanannya. Identifikasi pola pembentukan awal slug gas secara
eksperimen dengan hasil prediksi menggunakan ANN berupa dua jenis input data,
yaitu wavelet energy dan kelompok bilangan nondimensional, menunjukkan
kesesuaian yang baik. Perbandingan semua data karakteristik aliran slug gas,
baik untuk kecepatan slug gas maupun frekuensi slug gas, dengan
perhitungan teoritis menggunakan korelasi baru yang dihasilkan menunjukkan
nilai kesesuaian yang lebih baik. Begitu juga dengan bilangan Chisholm untuk
gradien penurunan tekanan ?P/?L, total waktu pembentukan slug gas (tc),
dan panjang slug gas (Ls) secara eksperimen dengan
perhitungan teoritis menggunakan parameter fitting baru.
The use of T-junctions in minichannel systems
can lead to the formation of gas slug flow patterns. The oscillations that
occur, along with the measurement of length velocity and the frequency of
appearance in gas slug flow patterns, can cause pressure drops that affect the
performance of the fluid transport system. The aim of this research is to
investigate the influence of bend radius at the T-junction on the initial
formation of gas slug flow and its characteristics, as well as the resulting
pressure drop. The test section used is a horizontal minichannel T-junction
made of acrylic with a rectangular cross-section measuring 2.25 mm in length
and 1.25 mm in width, with a hydraulic diameter of 1.6 mm. Variations in radius
relative to hydraulic diameter are r/Dh = 0.5, 0.7, and 1. The
working fluids are water and air, with superficial velocities of water (Jl)
ranging from 0.626 to 3.186 m/s and air (Jg) from 0.593 to 2.37 m/s.
To analyse flow characteristics, the method used is digital image analysis,
which involves capturing images with a high-speed camera and processing the
results using MATLAB 2020a software. The parameters obtained include flow
patterns and flow pattern maps, gas slug formation velocity, gas slug length,
gas slug formation frequency, and slug formation duration. Pressure drops are
measured using a differential pressure transmitter (DPT) placed between the
T-junction intersection area and 20.8 mm downstream. Statistical analysis
methods such as average pressure values, Probability Density Function (PDF),
Power Spectral Density (PSD), Discrete Wavelet Energy (DWT), and Artificial
Neural Network (ANN) are used to analyse pressure drops and identify the formed
flow patterns. From this study, three initial formation mechanisms of gas slug
flow patterns are identified: shearing regime (SR), squeezing regime (SQR), and
shearing-dripping regime (SDR). Larger bend radii result in higher gas slug
formation velocities and frequencies, but shorter slug lengths and decreased
formation durations. Pressure drops increase with larger bend radii and faster
slug growth, but tend to decrease as slug length increases. The characteristics
of initial slug formation patterns are analysed using statistical parameters
from the fluctuation in pressure drop. Experimental identification of initial
slug formation patterns, with predictions using an ANN based on two input data
types—wavelet energy and nondimensional number groups—shows good agreement. A
comparison of all gas slug flow characteristic data, including slug velocity
and frequency, with theoretical calculations using a new correlation shows
better agreement. Similarly, the Chisholm number for pressure gradient ?P/?L,
total slug formation time (tc), and slug length (Ls) from experimental data
compared to theoretical calculations using new fitting parameters also show
improved consistency.
Kata Kunci : T-junction minichannel, pembentukan awal slug gas, penurunan tekanan, ANN/T-junction minichannel, initial gas slug formation, pressure drop,