KREDIBILITAS PEMENGARUH VIRTUAL DI INSTAGRAM DALAM MEMBENTUK KEPERCAYAAN KONSUMEN
Ivan Firmansyah, Dr. Sahid Susilo Nugroho, M.Sc
2026 | Tesis | S2 Manajemen
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kredibilitas Pemengaruh Virtual berbasis kecerdasan buatan pada kepercayaan konsumen, dengan menggunakan akun Instagram @lilmiquela sebagai objek penelitian. Terdapat delapan variabel dalam penelitian ini, yaitu Daya Tarik Fisik, Homofili, Otentisitas, Keahlian, Kongruensi Pemengaruh, Kongruensi Produk, Kongruensi Konsumen, dan Kepercayaan Konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang instrumen pengumpulan datanya berupa kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Ukuran sampel dalam penelitian ini sebanyak 280 responden. Responden dalam penelitian ini merupakan individu berusia 16 hingga 30 tahun yang merupakan pengguna aktif Instagram, telah mengikuti akun @lilmiquela sejak minimal lima bulan terakhir, dan berinteraksi dengan akun tersebut minimal lima kali dalam sebulan. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya tarik fisik dan homofili berpengaruh positif dan signifikan pada kepercayaan konsumen. Kongruensi pemengaruh, kongruensi produk, dan kongruensi konsumen juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan pada kepercayaan konsumen. Sementara itu, otentisitas tidak terbukti berpengaruh signifikan pada kepercayaan konsumen, yang mengindikasikan bahwa persepsi konsumen terhadap keaslian Pemengaruh Virtual belum cukup kuat untuk membangun kepercayaan. Temuan ini memperkuat pentingnya dimensi kesesuaian antara nilai dan karakteristik Pemengaruh Virtual dengan konsumen dalam membangun kepercayaan di era pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan.
This study aims to examine the influence of artificial intelligence-based virtual influencer credibility on consumer trust, using the Instagram account @lilmiquela as the research object. The study involves eight variables: Physical Attractiveness, Homophily, Authenticity, Expertise, Influencer Congruence, Product Congruence, Consumer Congruence, and Consumer Trust. A quantitative research approach was adopted using a survey method with a questionnaire as the data collection instrument. The sampling method employed was non-probability sampling with a purposive sampling technique, yielding 280 respondents. The respondents consisted of young individuals aged 16 to 30 years who were active Instagram users, had been following the @lilmiquela account for at least five months prior, and had interacted with the account at least five times per month. Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0 software.
The results indicate that physical attractiveness and homophily have a positive and significant influence on consumer trust. Furthermore, influencer congruence, product congruence, and consumer congruence were also found to positively and significantly affect consumer trust. In contrast, authenticity did not demonstrate a significant influence on consumer trust, suggesting that consumers' perception of a virtual influencer's genuineness is not yet sufficiently strong to drive trust. These findings underscore the importance of congruence dimensions particularly the alignment between the virtual influencer's characteristics and the consumer's values and identity in building trust within the context of AI-driven digital marketing.
Kata Kunci : Pemengaruh Virtual, Kecerdasan Buatan, Daya Tarik Fisik, Homofili, Otentisitas, Keahlian, Kongruensi, Kepercayaan Konsumen, Instagram