Judul Film Indonesia Berbahasa Inggris: Kajian Stilistika
RIFINA FITHROTUNNISA, Dr. Sulistyowati, M. Hum.
2026 | Tesis | S2 Linguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk satuan kebahasaan, aspek stilistika, dan karakteristik judul film Indonesia yang mengandung unsur bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang kerap digunakan dalam penamaan judul film Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji bentuk lingual, gaya bahasa, serta karakteristik yang terdapat dalam judul-judul film tersebut. Landasan teori yang digunakan meliputi teori morfologi dan sintaksis untuk menganalisis bentuk kebahasaan, serta teori deviasi bahasa dari Leech untuk mengkaji aspek stilistika. Hasil analisis bentuk lingual dan stilistika kemudian digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik judul film Indonesia berbahasa Inggris.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode tersebut digunakan untuk mendeskripsikan fenomena kebahasaan yang ditemukan dalam data penelitian. Data penelitian berupa kata, frasa, dan klausa yang mengandung unsur bahasa Inggris dalam judul film Indonesia. Data diperoleh dari dua basis data perfilman, yaitu filmindonesia.or.id dan Internet Movie Database (IMDb). Pengumpulan data mencakup judul film yang dirilis pada periode 2000–2025, dengan total 535 judul film Indonesia yang mengandung unsur bahasa Inggris.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul film Indonesia berbahasa Inggris dibentuk melalui berbagai proses pembentukan kata, yaitu infleksi, derivasi, compounding, blending, akronim, dan coinage. Pada tingkat kata, bentuk yang ditemukan terdiri atas nomina dan adjektiva. Pada tingkat sintaksis, ditemukan frasa nomina, frasa adjektiva, frasa verba, frasa preposisional, dan klausa. Dari aspek stilistika, ditemukan deviasi pada berbagai tataran kebahasaan, meliputi deviasi fonologis, grafologis, leksikal, gramatikal, dan semantis. Di antara berbagai bentuk deviasi tersebut, deviasi semantis merupakan jenis yang paling dominan karena berkaitan dengan pemanfaatan dan substitusi makna dalam pembentukan judul film. Penelitian ini juga menemukan sejumlah karakteristik judul film Indonesia berbahasa Inggris. Berdasarkan komposisi bahasa, judul dapat dibedakan menjadi bahasa Inggris penuh dan bahasa Inggris sebagian. Pada judul yang menggunakan bahasa Inggris sebagian, ditemukan percampuran bahasa dengan bahasa Indonesia serta penggunaan pola leksikal tertentu, seperti the movie sebagai penanda alih wahana, uncut sebagai penanda versi tanpa sensor tertentu, reborn sebagai penanda pembuatan kembali, dan extended sebagai penanda penambahan durasi. Berdasarkan strukturnya, ditemukan judul tunggal dan judul ganda. Judul ganda berfungsi sebagai penanda sekuel, terjemahan, pelengkap judul utama, maupun anak judul. Selain itu, judul film merepresentasikan berbagai referen, yaitu karakter, benda, aktivitas, tempat, peristiwa, waktu, dan ekspresi. Dari segi genre, judul film menunjukkan kecenderungan menyesuaikan diri dengan konvensi genre yang diwakilinya, seperti drama, romansa, horor, aksi, dan komedi. Bahasa Inggris tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai strategi estetis dan ekspresif untuk membangun identitas film serta menarik perhatian calon penonton.
This study aims to describe the linguistic units, stylistic aspects, and characteristics of Indonesian film titles containing English elements. English is a foreign language that is frequently used in naming Indonesian films. Therefore, this study examines the linguistic forms, language styles, and characteristics found in such film titles. The theoretical framework employed includes morphology and syntax theories to analyze linguistic forms, as well as Leech’s theory of linguistic deviation to investigate stylistic aspects. The findings from the linguistic and stylistic analyses are used to identify the characteristics of Indonesian film titles containing English elements.
This study adopts a qualitative descriptive method. This method is used to describe the linguistic phenomena found in the research data. The data consist of words, phrases, and clauses containing English elements in Indonesian film titles. The data were collected from two major film databases, filmindonesia.or.id and the Internet Movie Database (IMDb). The dataset covers films released between 2000 and 2025, comprising a total of 535 Indonesian film titles containing English elements.
The findings reveal that Indonesian film titles containing English elements are formed through various word-formation processes, including inflection, derivation, compounding, blending, acronym formation, and coinage. At the word level, the titles consist of nouns and adjectives. At the syntax level, noun phrases, adjective phrases, verb phrases, prepositional phrases and clauses were identified. From a stylistic perspective, deviations were identified at various linguistic levels, including phonological, graphological, lexical, grammatical, and semantic deviations. Among these, semantic deviation was the most dominant type, as it is closely related to the creative use and substitution of meaning in film title formation.
The study also identifies several characteristics of Indonesian film titles containing English elements. Based on their linguistic composition, the titles can be classified into fully English titles and partially English titles. In partially English titles, code-mixing with Indonesian is commonly found, along with the use of specific lexical patterns such as the movie as a marker of media adaptation, uncut as a marker of an uncensored version, reborn as a marker of remakes or reboots, and extended as a marker of additional duration. Structurally, the titles are categorized into single titles and double titles. Double titles function as indicators of sequels, translations, complements to the main title, or subtitles. Furthermore, film titles represent various referents, including characters, objects, activities, places, events, time, and expressions. In terms of genre, film titles tend to conform to the conventions of the genres they represent, such as drama, romance, horror, action, and comedy. English in film titles serves not only as a means of communication but also as an aesthetic and expressive strategy for constructing film identity and attracting potential audiences.
Kata Kunci : judul film Indonesia berbahasa Inggris, pembentukan kata, stilistika