Laporkan Masalah

Tingkat Kesiapsiagaan Siswa SMA Negeri Terhadap Ancaman Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Kawasan Zona Merah Kota Padang (Studi SMA Negeri 1 dan 10 Padang)

Rana Akifa, Dr. Erlis Saputra, S.Si., M.Si.

2026 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Kota Padang merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap ancaman bencana gempa bumi dan tsunami. Sekolah merupakan ruang publik yang berperan dalam meningkatkan kapasitas siswa dalam menghadapi ancaman bencana. SMA Negeri 1 dan 10 Padang merupakan dua sekolah yang berlokasi di zona merah ancaman bencana gempa bumi dan tsunami sehingga kesiapsiagaan merupakan aspek penting dalam mengurangi dampak bencana. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis tingkat kesiapsiagaan siswa SMA N di Zona Merah Kota Padang menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami, 2) Menganalisis strategi mitigasi yang diterapkan pemerintah untuk siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami, dan 3) Memberikan rumusan strategi untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi ancaman bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilengkapi dengan data hasil wawancara. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan siswa dan mengetahui strategi mitigasi yang telah diterapkan. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi mitigasi dan rekomendasi kebijakan. Kesiapsiagaan siswa SMA Negeri 1 dan 10 Padang secara umum berada pada kategori sedang. Namun, kedua sekolah memiliki indeks capaian yang berbeda, Siswa SMA N 10 Padang memiliki nilai indeks kesiapsiagaan sebesar 70.61 sedangkan siswa SMA N 1 Padang memiliki nilai yang lebih tinggi sebesar 79.05. Strategi mitigasi non-struktural yang telah diterapkan pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), yang tercermin dalam Pilar ke 2 yaitu  Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kesinambungan Pendidikan Satuan Pendidikan Aman Bencana. Strategi yang dirumuskan melalui analisis SWOT diantaranya melaksanakan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lingkungan sekolah dengan mengintegrasikan kegiatan sosialisasi dan simulasi, serta mengoptimalkan peran satgas siaga bencana di masing-masing satuan pendidikan.

Padang is one of the city regions with a high level of vulnerability to earthquake and tsunami hazards. Schools, as public institutions, have a significant role in enhancing student's capacity to respond to disaster risks. Public Senior High School 1 and 10 Padang are two schools located in the red zone for earthquake and tsunami hazards, therefore, preparedness is a crucial aspect in reducing disaster impacts. This study aims to 1) Analyze the Preparedness of Public Senior High School Students in the red zone of Padang City by Facing Earthquake and Tsunami Hazards, 2) Analyze the Mitigation Strategies Implemented by The Government for Student in Dealing with Earthquake and Tsunami Disasters, and 3) Formulate Strategies to Enhance Students Preparedness in Facing Earthquake and Tsunami Threats. This research employs a quantitative method complemented by data interview. The analysis techniques employed include descriptive analysis to measure the level of student preparedness and to identify the mitigation strategies that have been implemented. SWOT analysis is used to formulate mitigation strategies and policy recommendations. The preparedness of students at public Senior High School 1 and 10 Padang is generally categorized as moderate. However, the two schools show different index scores, students of SHS 10 Padang have a preparedness index score of 70.61, while students of SHS 1 Padang have a higher score of 79.05. The non structural mitigation strategies implemented by the government to improve the student preparedness refer to the Ministry of Education and Culture regulation concerning the implementation of the Disaster Safe Education Program, as reflected in pillar 2, namely Disaster Management and Educational Continuity within the Disaster Safe Education Program. Strategies formulated through SWOT analysis include implementing Disaster Safe Education programs within the school environment by integrating socialization and simulation activities, as well as optimizing the role of disaster preparedness task forces in each education unit.

Kata Kunci : Kesiapsiagaan, siswa, gempa bumi dan tsunami, mitigasi bencana

  1. S1-2026-497622-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497622-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497622-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497622-title.pdf