IMPLEMENTASI SISTEM QR CODE DALAM MENINGKATKAN TINGKAT KEPATUHAN PENGISIAN CHECKLIST PEMERIKSAAN KENDARAAN HARIAN DI PT XYZ: STUDI KOMPARATIF SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN
Muhammad Helmy Ilhamsyah, Ir. Felixtianus. Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D.
2026 | Tesis | MAGISTER TERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Pemeriksaan kendaraan harian merupakan
salah satu bentuk pengendalian administratif dalam sistem keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) yang bertujuan memastikan kendaraan berada dalam kondisi
laik operasi sebelum digunakan. Namun, sistem pemeriksaan kendaraan yang masih
dilakukan secara manual sering menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya
tingkat kepatuhan pengisian checklist, keterlambatan pelaporan, serta
keterbatasan monitoring secara real-time. Kondisi tersebut berpotensi
menyebabkan keterlambatan identifikasi kerusakan kendaraan yang dapat
meningkatkan risiko vehicle incident dan biaya perbaikan kendaraan operasional.
Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh implementasi sistem QR Code terhadap tingkat kepatuhan
pengisian checklist pemeriksaan kendaraan harian di PT XYZ.
Penelitian menggunakan metode desain quasi
experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Subjek penelitian
terdiri dari 35 pengemudi light vehicle dan 35 unit kendaraan operasional. Data
tingkat kepatuhan diperoleh berdasarkan persentase keterisian checklist
pemeriksaan kendaraan harian sebelum dan sesudah implementasi sistem QR Code.
Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji
Paired Sample T-Test dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kepatuhan pengisian checklist meningkat dari 72,2% sebelum implementasi menjadi 90,2% sesudah implementasi sistem QR Code. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah implementasi sistem QR Code (p < 0>
Implementasi sistem QR Code terbukti
efektif dalam meningkatkan tingkat kepatuhan pengisian checklist pemeriksaan
kendaraan harian. Peningkatan kepatuhan tersebut mendukung pelaksanaan inspeksi
kendaraan yang lebih konsisten sehingga meningkatkan efektivitas deteksi dini
kerusakan kendaraan. Berdasarkan data operasional perusahaan, implementasi
sistem QR Code juga menunjukkan potensi manfaat berupa penurunan vehicle
incident dan biaya perbaikan kendaraan sehingga dapat mendukung peningkatan
keselamatan operasional dan efisiensi biaya pemeliharaan kendaraan.
Daily vehicle inspection is one of the administrative
control measures within the Occupational Safety and Health (OSH) management
system aimed at ensuring that vehicles are in safe operating condition before
being used in operational activities. However, manual vehicle inspection
systems often face several challenges, including low compliance in checklist
completion, delayed reporting, and limited real-time monitoring capabilities.
These conditions may lead to delayed identification of vehicle defects, which
can increase the risk of vehicle incidents and vehicle repair costs.
This study aimed to analyze the effect of QR Code
system implementation on compliance with daily vehicle inspection checklist
completion at PT XYZ.
This study employed a quasi-experimental method using
a one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 35
light vehicle drivers and 35 operational vehicles. Compliance data were
obtained from the completion rates of daily vehicle inspection checklists
before and after the implementation of the QR Code system. Data were analyzed
using descriptive and inferential statistical methods, including the Paired
Sample T-Test with a 95% confidence level (? = 0.05).
The results showed that the average compliance rate increased from 72.2?fore implementation to 90.2?ter the implementation of the QR Code system. The Paired Sample T-Test indicated a statistically significant difference in compliance levels before and after implementation (p < 0>
The implementation of the QR Code system was proven
effective in improving compliance with daily vehicle inspection checklist
completion. Increased compliance supports more consistent vehicle inspections
and enhances the effectiveness of early defect detection. Based on operational
data, the QR Code system also demonstrated potential benefits in reducing
vehicle incidents and vehicle repair costs, thereby supporting operational
safety improvement and maintenance cost efficiency.
Kata Kunci : QR Code, kepatuhan, pemeriksaan kendaraan, vehicle incident, preventive maintenance.