KORELASI ANTARA VOLUME TUMOR DAN SKELETAL MUSCLE INDEX (INDEKS SARKOPENIA) PADA PASIEN KARSINOMA REKTUM MELALUI PEMERIKSAAN COMPUTED TOMOGRAPHY
Hendri Tanoyo Kusuma, Dr. dr. Bambang Supriyadi, Sp. Rad., Subsp. MSK (K), MM; dr. Bambang Purwanto Utomo, Sp. Rad., Subsp. Abd (K), M. Med. Ed
2026 | Tesis-Spesialis | S2 Radiologi
Latar Belakang: Karsinoma rektum merupakan salah satu keganasan gastrointestinal dengan morbiditas dan mortalitas tinggi.
Volume tumor mencerminkan beban penyakit dan berpotensi menjadi biomarker
radiologis, sedangkan skeletal muscle
index (SMI) pada computed tomography (CT)
merefleksikan status massa otot rangka yang berhubungan dengan sarkopenia.
Albumin sebagai protein plasma utama dapat mencerminkan status nutrisi dan inflamasi sistemik,
sehingga berpotensi memengaruhi hubungan antara volume tumor dan SMI.
Tujuan: Mengetahui korelasi antara
volume tumor dan skeletal muscle
index pada pasien
karsinoma rektum melalui pemeriksaan computed
tomography, serta menilai hubungan tersebut setelah mempertimbangkan
albumin sebagai kovariat.
Metode: Penelitian ini merupakan
penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang retrospektif.
Subjek penelitian adalah pasien karsinoma rektum yang menjalani pemeriksaan CT abdomen di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan memenuhi kriteria
inklusi. Volume tumor diukur melalui metode volumetri pada CT, sedangkan
SMI dihitung dari luas otot rangka pada level vertebra L3 yang dinormalisasi
terhadap kuadrat tinggi badan. Analisis korelasi dilakukan menggunakan uji Spearman. Analisis multivariat dilakukan
menggunakan regresi linear dengan SMI sebagai variabel
dependen, volume tumor sebagai
variabel independen utama, dan albumin sebagai kovariat
Hasil: Penelitian ini melibatkan 58 subjek. Median volume tumor adalah 113,37
cm³ dengan rentang interkuartil 175,7, sedangkan median SMI adalah 33,8 dengan
rentang interkuartil 12,7. Terdapat
korelasi negatif bermakna
antara volume tumor dan SMI dengan
kekuatan sedang (r = -0,320; p = 0,014). Data albumin tersedia pada 46 subjek.
Analisis multivariat menunjukkan bahwa model regresi
linear bermakna secara
statistik (p = 0,008)
dengan adjusted R² sebesar 0,164.
Albumin menunjukkan arah hubungan positif terhadap SMI dengan kecenderungan
mendekati kemaknaan statistik (B = 3,562; ß = 0,299; p = 0,069).
Kesimpulan: Volume tumor
memiliki korelasi negatif
bermakna dengan SMI pada pasien karsinoma rektum melalui pemeriksaan CT. Pada analisis
multivariat, menunjukkan bahwa hubungan antara beban tumor dan status
massa otot perlu diinterpretasikan bersama
faktor status nutrisi dan inflamasi sistemik pasien, khususnya albumin.
Kata Kunci: karsinoma rektum, volume tumor, skeletal
muscle index, sarkopenia, computed
tomography, albumin.
Introduction: Rectal carcinoma is a gastrointestinal malignancy associated with high
morbidity and mortality. Tumor volume reflects disease burden and may serve as
a radiological biomarker, whereas computed tomography (CT)-based skeletal
muscle index (SMI) represents skeletal muscle mass and is associated with
sarcopenia. Albumin, as the main plasma protein, may reflect nutritional status
and systemic inflammation, and therefore may influence the relationship between
tumor volume and SMI.
Objective: To evaluate the correlation between tumor volume and skeletal muscle
index in patients with rectal carcinoma using computed tomography, and to
assess this relationship after considering albumin as a covariate.
Methods: This was an observational analytic study with a retrospective
cross-sectional design. The study included patients with rectal carcinoma who
underwent abdominal CT examination at Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta
and met the inclusion criteria. Tumor volume was measured using CT-based
volumetric assessment, while SMI was calculated from the skeletal muscle area
at the third lumbar vertebral level normalized by height squared. Correlation
analysis was performed using Spearman’s test. Multivariate analysis was performed using
linear regression with SMI as the dependent
variable, tumor volume as the
main independent variable, and albumin as a covariate in subjects with complete
albumin data.
Results: A total of 58 subjects
were included in this study.
The median tumor
volume was
113.37 cm³ with an interquartile range of 175.7, while the
median SMI was 33.8 with an interquartile range of 12.7. A significant negative
correlation was found between tumor volume and SMI with moderate strength (r =
-0.320; p = 0.014). Albumin data were available in 46 subjects. Multivariate analysis showed
that the linear regression model was
statistically significant (p = 0.008), with an adjusted R² of 0.164. Albumin
showed a positive association with SMI with a trend toward statistical
significance (B = 3.562; ß = 0.299; p = 0.069).
Conclusion: Tumor volume was significantly and negatively correlated with SMI in
patients with rectal carcinoma on CT examination. In the multivariate analysis,
the relationship between tumor burden and skeletal muscle status should be
interpreted in conjunction with the patient’s nutritional status and systemic
inflammatory condition, particularly albumin.
Keywords: rectal carcinoma, tumor volume, skeletal
muscle index, sarcopenia, computed tomography, albumin
Kata Kunci : karsinoma rektum, volume tumor, skeletal muscle index, sarkopenia, computed tomography, albumin