Laporkan Masalah

Analisis gerakan sedimen pada sistem percabangan sungai

SAFARI, Agus, Dr.Ir. Djoko Legono

2005 | Tesis | S2 Teknik Sipil (Magister Pengelolaan Bencana Alam

Bencana alam yang diakibatkan oleh aliran sedimen konsentrasi tinggi sering terjadi di Indonesia. Aliran sedimen konsentrasi tinggi mempunyai daya perusak yang sangat besar karena mengandung material dasar yang berukuran besar. Diperlukan perhatian dan penanganan secara komprehensif untuk meminimalisasi daya perusak aliran sedimen tersebut. Pembagian aliran kepada sungai yang terdekat untuk mengurangi beban sungai yang bersangkutan dengan mempertimbangkan kemampuan kapasitas tampung sungai dan fasilitas pengendali sedimen yang ada merupakan salah satu opsi yang patut dipertimbangkan. Informasi fenomena dan kemampuan percabangan sungai membelokkan aliran sedimen merupakan hal yang sangat penting sebagai dasar rencana pengendalian aliran sedimen. Penelitian uji model fisik dan matematik ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar aliran sedimen mampu berbelok dan fenomena yang terjadi pada percabangan sungai yang berupa sudetan. Digunakan sebuah model sungai dengan ukuran lebar rata-rata 80cm, panjang sekitar 400cm dan kemiringan dasar rata-rata 10 persen. Bangunan kontrol digunakan bendung penahan sedimen tipe celah berukuran lebar ambang 33cm dengan tinggi 16cm dan 4 buah celah, serta ukuran bangunan pelimpah samping yang berupa bendung penahan sedimen tipe konvensional dengan lebar pelimpah 41cm, tinggi 15cm. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan perilaku aliran sedimen pada percabangan sungai dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas kinerja percabangan sungai yang berupa sudetan dan volume kontrol bendung penahan sedimen secara keseluruhan tergantung pada jumlah dan mekanisme sedimen yang turun dari hulu sungai, serta perbedaan tinggi elevasi mercu bendung penahan sedimen dan mercu pelimpah sudetan. Hasil terbesar aliran sedimen yang melimpas melalui sudetan sebesar 7 % dari total inflow yang datang dari hulu pada kondisi elevasi mercu bendung penahan sedimen tipe celah +1.245m dan elevasi pelimpah sudetan +1.255m.

Sediment related disaster especially debris flow occur frequently in various places in Indonesia. It has been well known in general that debris flow contents big size of materials which huge power to destroy the river and surrounding area. Comprehensive measures and rising awareness to prevent the toll of human lives against sediment disaster is considered necessary. Diversion flows to proximate river in order to lessen river burden considering its capacities and sediment prevention facilities when the occurrence of sediment flood is an alternative of measures. Information of river diversion capability and its associated phenomena due to sediment flows is a fundamental desired for establishing reasonable sediment control plans. Physical model comparing simply mathematical model are conducted to know river diversion capability able to flow the sediment and its phenomena. The channel used for the experiments was formed of masonry 80 cm wide in average and 400 cm length, and the gradient is 10 %. The sediment control facilities installed two types, open type dam with 33 cm wide, 16cm high (at +1.245m elevation of crest) and four slits in main stream and close type dam 41 cm wide, 15 cm high (at +1.255m elevation of spillway) for river diversion. The distance of these facilities is 110 cm. The result of study is expected to explain the sediment flow behavior in the field. The study shows that the performance of river diversion and open type dam control volume depend on quantity and mechanism of sediment flow from upstream, and also elevation of crest of the open type dam. The largest amount of sediment flow to the river diversion is about 7 % of incoming sediment inflow for the elevation crest of open type dam of +1245 m and elevation crest of river diversion of +1255 m respectively.

Kata Kunci : Bencana Alam,Sedimen,Percabangan Sungai, sediment flow, river diversion, control plans


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.