Hubungan antara Kemoterapi pada Kanker Paru Karsinoma Bukan Sel Kecil (KPKBSK) terhadap Luaran Terapi dan Kualitas Hidup
Davinda Yuditha Astarina, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp.FRS; Prof. Dr. apt. Tri Murti Andayani, Sp.FRS
2026 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik
Regimen kemoterapi pada pasien KPKBSK memiliki peran penting dalam
menentukan luaran terapi dan kualitas hidup. Jenis regimen dapat memberikan
efektivitas dan profil efek samping, sehingga berpotensi memengaruhi keberhasilan
terapi dan kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara
regimen kemoterapi dengan luaran terapi dan kualitas hidup pada pasien KPKBSK.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengumpulan
data melalui wawancara dan rekam medis. Teknik sampling yang digunakan adalah
consecutive sampling pada pasien KPKBSK yang menjalani kemoterapi di RSUP
Dr. Sardjito Yogyakarta periode Desember 2025 - Februari 2026, dengan jumlah
sampel sebanyak 33 pasien. Kualitas hidup diukur menggunakan EQ-5D-5L,
sedangkan efek samping non-hematologi diukur menggunakan C-SAS. Analisis
data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact, Mann-Whitney, Kruskal-Wallis,
serta regresi logistik dan linear.
Hasil penelitian menunjukkan luaran terapi sebagian besar berupa PF pada
regimen cisplatin-paclitaxel (61,5%), karboplatin-paclitaxel (54,5%), dan docetaxel
(83,3%),
sedangkan regimen cisplatin/karboplatin dengan pemetrexed
menunjukkan PD (100%) dan cisplatin-docetaxel menunjukkan PF (100%). Nilai
utilitas kualitas hidup tertinggi ditemukan pada regimen docetaxel (0,470). Rerata
nilai utilitas pasien dengan PF lebih tinggi (0,577) dibandingkan PD (0,028). Tidak
terdapat hubungan antara regimen kemoterapi dengan luaran terapi (p = 1,000)
maupun kualitas hidup (EQ-5D-5L p = 0,386; EQ-VAS p = 0,521). Berdasarkan
analisis bivariat dan multivariat, efek samping non-hematologi ringan (p = 0,030)
dan sedang (p = 0,032) berhubungan dengan luaran terapi yang lebih baik
dibandingkan efek samping berat. Efek samping non-hematologi juga berhubungan
dengan kualitas hidup pasien (p = 0,001). Regimen kemoterapi menunjukkan
efektivitas yang sebanding, sehingga pemilihan terapi perlu mempertimbangkan
efek samping.
Kata Kunci: kanker paru, kemoterapi, kualitas hidup, luaran terapi
Chemotherapy regimens in patients with NSCLC may influence therapeutic
outcomes and quality of life due to differences in effectiveness and side effect
profiles. This study aimed to evaluate the association between chemotherapy
regimens, therapeutic outcomes, and quality of life in NSCLC patients.
This study used a cross-sectional design with data collected through
interviews and medical records. Consecutive sampling was applied to 33 NSCLC
patients undergoing chemotherapy at Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta
from December 2025 to February 2026. Quality of life was assessed using EQ-5D
5L, while non-hematological side effects were measured using C-SAS. Data were
analyzed using Fisher’s Exact, Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, logistic regression,
and linear regression tests.
The results showed that progressive-free (PF) outcomes were most
commonly observed in the cisplatin-paclitaxel (61.5%), carboplatin-paclitaxel
(54.5%), docetaxel (83.3%), and cisplatin-docetaxel (100%) regimens, while
cisplatin/carboplatin-pemetrexed resulted in progressive disease (PD) in all patients
(100%). The highest quality of life utility value was found in the docetaxel regimen
(0.470). Patients with PF had a higher mean utility value (0.577) than those with
PD (0.028). No significant association was found between chemotherapy regimens
and therapeutic outcomes (p = 1.000) or quality of life (EQ-5D-5L p = 0.386; EQ
VAS p = 0.521). However, mild and moderate non-hematological side effects were
associated with better therapeutic outcomes compared to severe side effects, and
side effects were significantly associated with quality of life (p = 0.001). These
findings suggest that chemotherapy regimens have comparable effectiveness, and
treatment selection should consider side effect profiles.
Keywords: lung cancer, chemotherapy, quality of life, treatment outcomes
Kata Kunci : kanker paru, kemoterapi, kualitas hidup, luaran terapi