Laporkan Masalah

Hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan praktek higiene dan sanitasi dengan kualitas bakteriologis es buah

Suswanta, dr. Muh. Mustafa, SU ; Prof. Dr. Noerhayati S.

1993 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Masalah sanitasi makanan dan minuman di Indonesia masih menjadi masalah yang besar. Hal ini berkaitan dengan rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya pengetahuan dan kurangnya kesadaran hidup sehat pada penjamah makanan sehingga mengakibatkan rendahnys kualitas makanan dan minuman yang disajikan. Makanan dan minuman yang tercemar oleh bakteri patogen dapat menjadi perantara ‘foodborne illnes’. Perbaikan higiene dan sanitasi diharapkan dapat mempertingg1l kualitas bakteriologis makanan maupun minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apskah kualitas bakteriologis minuman es buah dapat diprediksi berdasarkan tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan praktek higiene dan sanitasi penjaja es buah. Pengumpulan data variabel prediktor dilakukan dengan metode wawancara berstruktur. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode analisis regresi. Untuk mengetahul signifikansi antara 2 variabel, digunakan metode Chi Square. Jumlah penjaja es buah yang menempati tempat resmi ada 12 orang (40 %), sedangkan penjaja yang berdagang di sepanjang trotoar jalan kampus ada 18 orang (60%). Tingkat pendidikan tertinggi penjaja es buah adalah SLTA (4 orang; 13,33 %). Tingkat pendidikan dengan frekuensi terbesar adalah SD (16 orang; 53,33%). Rata-rata masa yang telah dijalani dalam berdagang es buah bagi setiap penjaja es buah adalah 2,5 tahun. Tingkat pengetahuan penjaja dengan kategori II (sedang), menunjukkan frekuensi yang terbesar (26 orang; 86,7 %). Derajad sikap dengan kategori II (sedang) juga menunjukkan frekuensi yang terbesar (21 orang 70 %). Dalam hal tindakan praktek higiene dan sanitasi, ternyata kategori II (sedang) menunjukkan frekuensi yang terbesar (21 orang; 70 %). Darl penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa kualitas bakteriologis minuman es buah tidak dapat diprediksi berdasarkan tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan praktek higiene dan sanitasi. Tingkat pengetahuan dan kesadaran penjaja es buah untuk berperilaku sehat ternyata masih rendah. Keberadaan fasilitas sanitasi juga masih perlu ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Tingkat pengetahuan dan tindakan praktek higiene dan sanitasi ternyata memiliki korelasi dengan kualitas bakteriologis es buah. Dengan demikian bimbingan dan pemberian informasi kesehatan serta penambahan fasilitas sanitasi dapat diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran berperilaku sehat bagi penjaja es buah.

Kata Kunci : sanitasi, pengetahuan, kualitas bakteriologis

  1. S1-FKU-1993-Suswanta-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1993-Suswanta-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1993-Suswanta-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1993-Suswanta-Title.pdf