Pengaruh Penambahan Bungkil Biji Pala dalam Pakan terhadap Konsumsi, Kecernaan, dan Kenaikan Bobot Badan Domba Persilangan Dorper - Garut
Amelia Feby Listyaning Rani, Ir. Muhlisin, S.Pt., M.Agr., Ph.D., IPP.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bungkil biji pala dalam pakan terhadap konsumsi, kecernaan, dan kenaikan bobot badan domba. Penelitian dilakukan menggunakan 24 ekor domba persilangan Dorper - Garut dengan rerata bobot badan 24,44 ± 2,17 kg yang diberi pakan perlakuan berupa 4 level penambahan bungkil biji pala yang berbeda ke dalam pakan mulai dari 0%, 10%, 20%, dan 30%. Masa pemeliharaan berlangsung selama 10 minggu dengan waktu adaptasi selama 2 minggu. Penimbangan bobot badan rutin dilakukan setiap 2 minggu. Pengambilan sampel koleksi dilakukan pada 1 minggu terakhir masa pemeliharaan. Sampel yang dikoleksi meliputi sampel pakan, sisa pakan, dan feses. Sampel koleksi diuji menggunakan analisis proksimat untuk mengetahui kandungan nutrien di dalamnya. Variabel yang diamati meliputi konsumsi, kecernaan, dan kenaikan bobot badan harian domba. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini berupa rancangan acak lengkap pola searah. Adanya perbedaan nyata diuji lebih lanjut melalui uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan serat kasar yang tinggi pada bungkil biji pala menyebabkan penurunan tingkat konsumsi dan kecernaan pakan. Penambahan bungkil biji pala hingga 10?lam ransum tidak mempengaruhi kenaikan bobot badan secara nyata (P<0>
This research aimed to investigate the effect of adding nutmeg seed meal into sheep diets on feed intake, nutrient digestibility, and body weight gain. The experiment was conducted using 24 Dorper - Garut crossbred sheep with an average body weight of 24.44 ± 2.17 kg. The animals were assigned to four dietary treatments with different inclusion levels of nutmeg seed meal 0%, 10%, 20%, and 30%. The feeding trial was conducted over a period of 10 weeks, including a 2 week adaptation phase. Body weight measurements were routinely carried out every 2 weeks. Sample collection was performed during the final week of the feeding period, consisting of feed sampels, feed refusals, and feces. The collected samples were analysize using proximate analysis to determine their nutrient composition. The observed variables included feed intake, nutrient digestibility, and average daily gain of the sheep. The experimental design applied was a completely randomized design with a one-way pattern, and significant differences among treatments were further analyzed using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The research results show that the high crude fiber content in nutmeg seed meal leads to a decrease in feed intake and digestibility. Furthermore, supplementation of nutmeg seed meal up to 10% in the diet did not significantly influence body weight gain (P<0>
Kata Kunci : bungkil biji pala, konsumsi, kecernaan, produktivitas domba persilangan Dorper - Garut