Laporkan Masalah

Gender dalam Al-Qur'an :: Telaah semiotik atas narasi Al-Qur'an

NAHDIYYIN, Khairon, Prof.Dr. H. Machasin, MA

2005 | Tesis | S2 Ilmu Perbandingan Agama

Fokus utama tesis ini adalah mengkaji citra wanita dan relasinya dengan laki-laki sebagaimana yang yang digambarkan dalam Alqur'an. Persoalanpersoalan yang menjadi sorotannya adalah sebutan-sebutan yang ditujukan kepada wanita dan kedudukannya dalam beberapa issu mendasar, yaitu posisi wanita dalam kisah penciptaan, kehidupan rumah tangga dan dalam kehidupan sosial. Kajian ini penting untuk dilakukan karena melalui pemahaman terhadap sebutansebutan dan posisi yang diberikan kepada wanita dalam beberapa issu kehidupan tersebut citra wanita dapat ditampilkan. Ini berarti bahwa kajian ini juga mencoba untuk melihat posisi Alqur'an terhadap persoalan wanita. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan aktansial, sebuah pendekatan yang melihat teks-teks yang dikaji sebagai satuan narasi terkecil. Satuan narasi ini terdiri atas sejumlah pelaku yang terlibat dalam suatu tindakan. Melalui pendekatan ini akan dapat diketahui posisi masing-masing pelaku dalam kaitannya dengan tindakan tersebut. Pendekatan ini dipergunakan untuk melihat posisi wanita dan laki-laki dalam kaitan satu sama lain dan dalam kaitannya dengan penutur, Allah atau Alqur'an. Selain itu pendekatan yang dipakai juga pendekatan semiotik yang melihat teks sebagai tanda-tanda linguistik. Pendekatan ini dipakai untuk mengkaji sebutan-sebutan yang diberikan kepada wanita dan kata-kata kunci yang terdapat ayat-ayat yang berkaitan dengan isu gender. Melalui pendekatan tersebut dapat diketahui bahwa Alqur'an berusaha untuk menempatkan wanita dalam posisinya sebagaimana mestinya sesuai dengan kedudukannya dalam taraf kehidupan. Dalam kehidupan awal dan akhir, wanita dipandang sama, sementara dalam kehidupan dunia wanita diupayakan untuk disejajarkan dan dilibatkan dalam proses kehidupan. Upaya untuk menempatkan wanita secara sejajar dilakukan melalui upaya penyadaran terhadap laki-laki dan juga perempuan atas eksistensi mereka masing-masing.

The main focus of this thesis is to study the image of women and their relationship with men as illustrated in Al-Qur'an. The problems stressed here are titles designated to women and their position on some basic issues, that is, women's position in story of creation, in their household life, and in their social life. Such a study is important because through this understanding of the titles referring to women and the positions given to them on some issues their image in Al-Qur'an can be grasped as clear as possible. It means that this study also tries to see Al-Qur'an's stance toward the problem of women. The actantial approach is used here to depict the image of women in Al- Qur'an. This approach examines texts discussed as a unit of smallest narrative. This unit contains some of the actors involved in certain acts. From this approach the position of every actor can be seen. This approach is used here to see the relationship between women and men on one hand, and between all of them as receivers and God or Al-Qur'an as the sender on another hand. Besides this approach, semiotic approach, that sees text as linguistic sign, is also used to study the titles given to women and to understand some key words in verses dealing with gender issues. From these approaches it is known that Al-Qur'an strives to set women in their proper position according to the past state on their life. In the story of creation, women are seen as the same to men, while in world life Al-Qur'an attempts to set them in the same line to men, and to involve them in the process of life. Its attempts to place women in equity with men can be seen from its effort to make women and men aware of their existence or position toward another.

Kata Kunci : Agama Islam, Gender, Al,Quran, men-women – Al-Qur'an – women image – relation – position.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.