Hubungan pola makan dan pola kerja ibu hamil dengan kejadian anemia di Kecamatan Yapen Selatan Kabupaten Yapen Waropen
TANAWANI, Maria, dr. Endy Parjanto, SpAK.,MPH
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang. Anemia merupakan masalah kesehatan, terutama pada ibu hamil, karena menyebabkan tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta rendahnya produktivitas kerja. Prevalensi anemia di Indonesia masih cukup tinggi yaitu berkisar antara 60-70%. Propinsi yang juga menghadapi tingginya prevalensi anemia adalah Papua. Salah satu kabupaten dengan prevalensi anemia tinggi di propinsi ini adalah Kabupaten Yapen Waropen dimana wilayah paling tinggi adalah parah di Kecamatan Yapen Selatan (75,34%). Tingginya prevalensi disebabkan oleh tidak adekuatnya intake makanan bergizi dan konsumsi energi yang berlebih. Pola makan dan pola kerja merupakan faktor utama yang menciptakan suatu kerentanan terhadap masalah malnutrisi pada ibu hamil disamping permasalahan predisposisi seperti pendidikan, kondisi geografis, ekonomi dan jarak kehamilan. Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui hubungan pola makan, pola kerja dengan anemia ibu hamil di Kecamatan Yapen Selatan. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan rancangan time series longitudinal study. Subjek penelitian adalah ibu-ibu hamil di Kecamatan Yapen Selatan dengan kriteria: tidak menderita anemia pada awal penelitian, usia kehamilan 24 minggu sampai dengan 40 minggu pada bulan Oktober 2004 sampai dengan Desember 2004. Jumlah sampel sebanyak 59 orang. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,4% dari responden ibu hamil menderita anemia. Pola makan dan pola kerja ibu hamil sebagian besar masih beresiko untuk menimbulkan kerentanan malnutrisi. Pola makan ibu hamil, dalam penelitian ini menunjukkan keterkaitan dengan kejadian anemia. Ragam makanan p=0,047, frekuensi makanan pokok p=0,042, frekuensi makanan lauk p=0,010 frekuensi makanan sayur p=0,024 dan porsi makan p=0,013 masing-masing memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian anemia. Kesimpulan. Pola makan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kecamatan Yapen Selatan. Hanya frekuensi makan yang tidak memiliki hubungan dengan anemia. Pola kerja tidak memiliki hubungan yang bermakna namun ada 49% diantara responden dengan beban kerja tinggi dan jam kerja tinggi mengalami anemia.
Background: Anemia is a health problem, particularly of pregnant mothers, because it causes high mothers' and infants' mortality rate and low work productivity. Anemia prevalence in Indonesia is high enough between 60-70% and the highest province is Papua. Which is the highest anemia prevalence at Community Health Center of Yapen Selatan (75.34%). It is caused by monotonous and irregular eating pattern, length of work and women's double roles which create sensitivity to malnutrition problem. Therefore a study of such a problem needs to be conducted. Objectives: To identify the relationship between pregnant mothers' eating and working pattern and anemia occurence at Yapen Selatan Subdistrict. Methods: The study was an observational type which used time series longitudinal study design. Subject of the study were as many as 59 pregnant mothers at Yapen Selatan Subdistrict with 24 weeks - 40 weeks of pregnancy during October – December 2004. Result: Result of the study showed that 81.4% of pregnant mothers were anemic. There was relationship between pregnant mothers' eating pattern and anemia occurrence. Variety of food (p=0.04), frequency of main food p=0.042, frequency of side dish p=0.010, frequency of vegetable p=0.024 and food portion p=0.013 are all had significant relationship with anemia occurrence. As many as 25 respondents (49%) with high workload, long work time were anemic. Conclusion: Eating pattern had significant relationship with anemia occurence of pregnant mothers. Working pattern did not have significant relationship with anemia occurence, but there was 49% of pregnant mothers with high workload and long work time who were anemic
Kata Kunci : Perilaku Sehat,Ibu Hamil,Pola Makan dan Kerja,Anemia, anemia, pregnant mothers, eating pattern, working pattern