Laporkan Masalah

PEMBERDAYAAN CAREGIVER KELUARGA UTAMA DARI ORANG DENGAN SKIZOFRENIA: PENGEMBANGAN MODEL KONSEPTUAL DAN UJI KELAYAKAN MODUL INTERVENSI

Sukma Rahastri Kanthi, Prof., Drs., Subandi, M.A., Ph.D; Restu Tri Handoyo, M.Psi., Ph.D., Psikolog.

2026 | Disertasi | S3 Psikologi

Caregiver keluarga yang menjadi perawat utama dari orang dengan skizofrenia menghadapi tuntutan perawatan jangka panjang yang kompleks, termasuk beban emosional, stigma sosial, dan keterbatasan dukungan. Meski demikian, caregiver keluarga yang menjadi perawat utama ini juga memiliki potensi untuk menjadi berdaya dalam menghadapi situasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual pemberdayaan dan modul pemberdayaan caregiver keluarga yang menjadi perawat utama orang dengan skizofrenia. Penelitian ini menggunakan desain mixed-methods dengan pendekatan eksploratori-sekuensial. Pengembangan konsep dilakukan melalui pendekatan kualitatif studi kasus dengan melakukan wawancara mendalam pada 12 caregiver keluarga yang menjadi perawat utama orang dengan skizofrenia yang dinilai aktif dan berdaya di komunitas. Data yang didapat dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Konsep pemberdayaan yang didapat dalam studi pertama digunakan sebagai dasar pengembangan modul pemberdayaan menggunakan pendekatan Intervention Mapping. Modul yang dihasilkan kemudian diuji kelayakannya dengan menggunakan Content Validity Index (CVI) dan uji coba terbatas pada caregiver keluarga yang menjadi perawat utama orang dengan skizofrenia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan caregiver keluarga yang menjadi perawat utama orang dengan skizofrenia adalah proses multidimensi yang diawali dengan penerimaan emosional terhadap kondisi penyakit, yang kemudian memfasilitasi terbentuknya keyakinan diri (self-efficacy) dan kendali internal dalam manajemen perawatan. Proses ini diperkuat oleh pemaknaan spiritual sebagai sumber ketahanan, dan berlangsung secara dinamis-adaptif seiring dengan fluktuasi perjalanan penyakit dan interaksi dengan lingkungan. Penelitian ini mengidentifikasi model proses pemberdayaan caregiver keluarga yang terdiri dari empat fase dinamis, yaitu fase keterpurukan, fase kesadaran dan penerimaan, fase agensi dan transformasi tindakan, serta fase keberdayaan, yang melibatkan interaksi dimensi intrapersonal, interaksional, dan behavioral. Selain itu, hasil uji kelayakan terhadap modul pemberdayaan yang dikembangkan dalam studi ini juga menunjukkan tingkat kelayakan yang baik berdasarkan penilaian ahli (CVI) maupun uji coba terbatas pada pengguna. Secara keseluruhan, penelitian ini menawarkan kebaruan dalam perkembangan teoritis dan konseptual pemberdayaan dalam konteks caregiver keluarga berbasis pengalaman empiris keluarga orang dengan skizofrenia di Indonesia, serta penerjemahan model tersebut ke dalam modul intervensi pemberdayaan bagi caregiver keluarga yang menjadi perawat utama bagi orang dengan skizofrenia, yang lebih kontekstual.

Family caregivers who serve as the primary caregivers of individuals with schizophrenia face complex long-term caregiving demands, including emotional burdens, social stigma, and limited support. Nevertheless, these primary family caregivers also have the potential to become empowered in coping with such challenges. This study aimed to develop a conceptual model of empowerment and an empowerment module for family caregivers who serve as the primary caregivers of individuals with schizophrenia. This study employed a mixed-methods design using an exploratory sequential approach. Concept development was conducted through a qualitative case study involving in-depth interviews with 12 family caregivers who served as the primary caregivers of individuals with schizophrenia and were identified as active and empowered within their communities. The data were analyzed using thematic analysis. The empowerment concept generated in the first phase of the study served as the foundation for developing an empowerment module through the Intervention Mapping approach. The resulting module was subsequently evaluated for feasibility using the Content Validity Index (CVI) and a pilot test involving family caregivers who served as the primary caregivers of individuals with schizophrenia.
The findings indicate that the empowerment of family caregivers who serve as the primary caregivers of individuals with schizophrenia is a multidimensional process that begins with emotional acceptance of the illness condition, which subsequently facilitates the development of self-efficacy and an internal sense of control in caregiving management. This process is strengthened by spiritual meaning-making as a source of resilience and evolves in a dynamic and adaptive manner in response to fluctuations in the course of the illness and interactions with the surrounding environment. The study identified a family caregiver empowerment process model consisting of four dynamic phases: the adversity phase, the awareness and acceptance phase, the agency and action transformation phase, and the empowerment phase. These phases involve interactions among intrapersonal, interactional, and behavioral dimensions. Furthermore, the feasibility assessment of the empowerment module developed in this study demonstrated a satisfactory level of feasibility based on both expert evaluation using the CVI and pilot testing with users. Overall, this study contributes a novel theoretical and conceptual advancement in understanding empowerment within the context of family caregiving, grounded in the empirical experiences of families of individuals with schizophrenia in Indonesia. It also translates this model into a contextually relevant empowerment intervention module for family caregivers who serve as the primary caregivers of individuals with schizophrenia.

Kata Kunci : caregiver keluarga, intervensi berbasis komunitas, kesehatan jiwa, modul intervensi, pemberdayaan caregiver keluarga, skizofrenia.

  1. S3-2026-451506-abstract.pdf  
  2. S3-2026-451506-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-451506-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-451506-title.pdf