Tingkat produktivitas tanah di daerah Jatibalur kecamatan Gemolong kabupaten Sragen Jawa Tengah
Rahmawati Pujiastuti, Drs. Suratman, M.Sc.
2002 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenatagunaan dan pemanfaatan sumberdaya lahan merupakan bagian dari usaha pengelolaan lahan kering Penelitian ini berjudul Tingkat Produktivitas Tanah di daerah Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Daerah penelitian mencakup area seluas 22,3 Ha merupakan lahan kering dengan tanaman semusim yaitu padi gogo, jagung dan kacang tanah. Pemanfaatan lahan kering untuk pertanian banyak mengalami kendala diantaranya adalah kurang optimalnya hasil pertanian, namun demikian akibat keterbatasan lahan basah maka lahan kering digunakan untuk dapat memberikan hasil pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tanah dan tingkat produktivitas tanaman serta mengetahui hubungan di antara keduanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel secara acak terstrata (stratified random sampling) berdasar satuan lahan yang ditentukan dari peta kemiringan lereng dan peta persebaran tanaman. Peta kemiringan lereng dihasilkan dari interpretasi peta kontur skala 1: 4.000 dan peta persebaran tanaman dihasilkan dari peta hak milik skala 1: 4.000 dengan data kepemilikan lahan yang berisikan informasi mengenai pergiliran tanaman dan jenis tanamannya. Data primer yang digunakan meliputi lereng, sifat-sifat tanah dan data pengelolaan tanaman yang meliputi jenis, periode, pola tanam dan produksi tanaman di daerah penelitian. Data sekunder yang digunakan meliputi data iklim berupa curah hujan bulanan. Analisis data untuk menentukan indeks produktivitas tanah menggunakan rumus yang digunakan oleh FAO (1971). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas tanah daerah penelitian dapat dibedakan atas tiga tingkat yaitu sangat rendah menempati 26,46% luas daerah penelitian dengan sebaran di bagian bawah daerah penelitian, rendah menempati 42,60% luas daerah penelitian dengan sebaran di bagian tengah daerah penelitian; dan sedang menempati 30,93% luas daerah penelitian dengan sebaran di bagian atas daerah penelitian. Produktivitas tanaman dibedakan atas dua kelas, yaitu rendah menempati 58,30% luas daerah penelitian dengan sebaran di bagian tengah dan bawah daerah penelitian, sedang menempati 41,69% luas daerah penelitian dengan sebaran di bagian atas daerah penelitian. Semakin rendah tingkat produktivitas tanah maka produktivitas tanaman juga akan semakin rendah
The use of land resources is the part of dryland management. The title of this research is Soil Productivity Level in the Region of Jatibatur Village, Gemolong Subdistrict, Sragen Regency. The research area wich covers 22,3 hectars consisted of dryland with annual crops such as upland rice, corn and peanut. The taking advantage of dryland for agriculture faces some major constrains, among after things, the unoptimum level of agricultural product. Notwhithstanding the limited area of wetland, dryland is then used as alternative to provide agricultural products. The purposes of this research are to investigate the productivity level of soil and crop also to remark relationship of both. The survey method was using stratified random sampling method with land unit as stratum which overlaid of slope and crops type distribution maps. The slope map was developed based on interpretation of contour map. And the crops type and distribution map was derived from persil land map which contains information about crop rotation and its species. Primary data were slope, soil properties; also crops data such as type, period, grows pattern and production of crops in the research area. Climatology data as secondary data is monthly rain. Soil productivity index was analysed using FAO (1971) formula. The result shows that the research area distributed into three classes of soil productivity level; very poor class with 26,46% of research area as distributed into lower research area, poor class with 42,60% of research area as distributed into middle research area and average class with 30,93% of research area as distributed into upper research area. The level of crop productivity area distributed into two classes : low class with 58,30% of research area as distributed into middle and lower research area and average class with 41,69% of research area as distributed into upper research area. The relationship between soil productivity level and crop productivity level is way showed that the lower of soil productivity level to followed by the crop productivity is getting lower.
Kata Kunci : produktivitas tanah,Gemolong,Sragen,Jawa Tengah