Pemetaan hak atas tanah Kotamadia Surakarta tahun 1991 - 1995
Radi, Drs. Mas Sukoco, M.Sc.; Drs. Ibnu Kadyarsi
1997 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHSetiap perjanjian yang bermaksud memindahkan hak atas tanah memberikan suatu hak baru atas tanah, menggadaikan tanah atau meminjam uang dengan hak atas tanah sebagai tanggungan, harus dibuktikan dengan suatu akte yang disebut oleh dan dihadapan pejabat yang ditunjuk oleh Mentri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Ketentuan tentang kewajiban pembuatan akte peralihan hak atas tanah dihadapan Pejabat Pembuata Akta Tanah (PPAT) itu terdapat dalam pasal 19 Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 1961. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kotamadia Surakarta Propinsi Jawa Tengah mengenai pemetaan akta hak atas tanah tahun 1991-1995. Tujuan penelitian ini adalah: Menyajikan data tentang peralihan hak atas tanah yang terjadi dari tahun 1991-1995 kedalam bentuk peta dengan unit pemetaan kelurahan dan mengetahui perkembangan rata-rata produksi akta hak atas tanah di Kotamadia Surakarta tahun 1991-1995 Metode penelitian yang digunakan analisa data sekunder, yaitu menganalisa lebih lanjut data yang tersedia di Instansi yang bersangkutan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder diperoleh dari Kantor Kecamatan se Kotamadia Surakarta dengan Kantor Statistik Kotamadia Surakarta serta Kantor Pertanahan Kotamadia yang menghimpun data akta hak atas tanah dari Pejabat Pembuat Akta Tanah, baik dari Camat, PPAT ataupun Notaris PPAT. Untuk Analisa peta digunakan metode kualitatif dan studi komperatif yaitu membandingkan peta yang satu dengan peta yang lainnya. Peta-peta yang dihasilkan adalah: Peta Luas Tanah yang Sudah dan Belum Dibuatkan Akta Hak Atas Tanah Kotamadia Surakarta Tahun 1991-1995 Skala 1: 20.000, Peta Jumlah Akta Hak Atas Tanah Kotamadia Surakarta Tahun 1991-1995 Skala 1: 20.000, Peta Rata-rata Tahunan Produksi Akta Hak Atas Tanah Kotamadia Surakarta Tahun 1991-1995 dan Peta Tingkat Perkembangan Rata-rata Produksi Akta Hak Atas Tanah Kotamadia Surakarta Tahun 1991-1995 Skala 1: 20.000. Dari peta-peta yang dihasilkan menunjukkan bahwa banyaknya produksi akta hak atas tanah dipengaruhi oleh luas lahan dan letak wilayah yang menunjukkan pola persebaran, menyebar di wilayah Kotamadia Surakarta terutama di bagian Barat, bagian Utara dan bagian Timur. Dari hasil perbandingan peta-peta dapat diketahui bahwa kepadatan penduduk tidak dapat mempengaruhi banyaknya produksi akta hak atas tanah. Pembuatan akta hak atas tanah tersebut menunjukkan penigkatan dari tahun ke tahun. Hal tersebut dapat dilihat pada periode tahun 1995 lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
-
Kata Kunci : Pemetaan hak atas tanah, Surakarta, Jawa Tengah