Laporkan Masalah

Hubungan konformitas dan lingkungan tempat tinggal dengan penalaran moral pada remaja perempuan

MUKHOYYAROH, Tatik, Dr. Endang Ekowarni

2005 | Tesis | S2 Psikologi Perkembangan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dengan penalaran moral pada remaja perempuan, juga untuk mengetahui perbedaan penalaran moral remaja perempuan yang tinggal bersama keluarga, tinggal di asrama ataupun yang tinggal di rumah pondokan. Subjek penelitian ini adalah remaja perempuan siswi SLTA, yang berusia 15 – 18 tahun. Pemilihan sampel untuk subjek penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling (pengambilan sampel bertujuan). Jumlah keseluruhan subjek penelitian adalah 164, dengan perincian 54 subjek tinggal di asrama, 59 subjek tinggal bersama keluarga, dan 51 subjek tinggal di rumah pondokan. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala penalaran moral DIT (Defining Issues Test), skala konformitas remaja, dan daftar isian mengenai identitas diri subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dan anakova. Hasil analisis product moment terhadap data konformitas dengan penalaran moral menunjukkan bahwa konformitas tidak berkaitan langsung dengan penalaran moral seseorang, hal ini diperkuat dengan kecilnya pengaruh konformitas terhadap penalaran moral yaitu 0.8 %. ( R = -0.087, R2 = 0.008 ; p > 0.05 ). Hasil analisis kovarians penalaran moral ditinjau dari lingkungan tempat tinggal dengan mengendalikan konformitas terdapat perbedaan yang signifikan nilai F = 2.449 ; P < 0.05 (p = 0.042 ), yaitu antara rumah pondokan (mean = 36.495) dengan keluarga (mean = 31.784) nilai t = 2.032 ; p < 0.05 ( 0.041 ), antara asrama (mean = 35.859) dengan keluarga (mean = 31.784) nilai t = 1.758 ; p < 0.05 (p = 0.037). Sedangkan antara rumah pondokan (mean = 36.495) dengan asrama (mean = 35.859) nilai t = 0.274 ; p > 0.05 ( 0.781 ) tidak signifikan, artinya remaja perempuan, yang tinggal di asrama dan yang tinggal di rumah pondokan tidak berbeda penalaran moralnya. Secara umum, tingkat penalaran moral remaja perempuan baik yang tinggal di rumah pondokan, asrama, maupun yang tinggal bersama keluarga berada pada tahap empat.

The aim of this research is to discover correlation between conformity and moral judgment of female adolescents. Further, it is aimed to determine differences between moral judgment of female adolescent who are living with their families and those living in dormitory or boarding house. The subjects of this research are female students of Senior High School aged 15 year-old up to 18. Sampling selection in this research are conducted using the method of purposive sampling. The total number of research subjects are 164, 54 of whom are living in dormitory, 59 living with their families, and the remaining 51 living in boarding house. Data of this research is collected using some methods combined; moral judgment scale DIT (Defining Issues Test); adolescent conformity scale, and questionnaires on the subjects’ personal facts. Product moment correlation and anakova are employed as a technique to analyze data. The result of analyzing product moment on conformity data and moral judgment indicates the absence of direct correlation between conformity and one’s moral judgment. Such a finding is further affirmed by the insignificance of the effect of conformity on moral judgment, that is 0.8% (R = -0.087, R2 = 0.008 ; P> 0.05). The outcome of covariant analysis on moral judgment resulting from observing living environment and by controlling conformity shows significant difference: F =2.449 ; P < 0.05 (p = 0.042), in which boarding house (mean = 36.495), with family (mean = 31.784) t = 2.032 ; p < 0.05 (p = 0.037). In contrast, there is insignificant difference between boarding house (mean = 36.495) and dormitory (mean = 35.859) t = 0.2742 ; p > 0.05 (0.781). These data indicate that either female adolescents living in dormitory or boarding house share comparable moral judgment. In general, the level of female adolescents’ moral judgment is on fourth stage. This conclusion is valid for those living in boarding house, in dormitory, and with families.

Kata Kunci : Psikologi Perkembangan,Penalaran Moral,Remaja Perempuan,Konformitas,conformity, living environment, moral judgment


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.