Laporkan Masalah

Hubungan Kualitas Air dengan Produktivitas Tambak Udang Vaname (Penaeus vannamei, Boone 1931) di PT Riung Agro Lestari, Kabupaten Cianjur

Nurul Habibah, Dr. Ir. Triyanto, M. Si.

2026 | Skripsi | BUDIDAYA PERIKANAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas air dengan produktivitas, serta kualitas air dengan sintasan udang vaname (Penaeus vannamei,  Boone 1931) di PT Riung Agro Lestari, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan  data sekunder yang meliputi parameter kualitas air, serta produktivitas, dan sintasan  udang vaname dari dua periode budidaya (November 2024–Januari 2025 dan Maret–Juni  2025). Parameter kualitas air yang dianalisis meliputi suhu air, konsentrasi oksigen  terlarut, pH air, alkalinitas, salinitas, total bahan organik, kecerahan, jumlah Vibrio sp.,  jumlah bakteri total, jumlah plankton total, dan amonia nitrogen total. Analisis data  dilakukan menggunakan t-test untuk mengetahui perbedaan antar periode budidaya serta  analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh kualitas air terhadap  produktivitas dan sintasan udang vaname. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata  produktivitas udang vaname sebesar 32,87±6,70 ton/ha/siklus dengan sintasan  91,01±7,63%. Produktivitas dan sintasan udang vaname pada periode November 2024– Januari 2025 (28,13±4,95 ton/ha/siklus; 85,61±10,31%) lebih rendah (P<0>Vibrio sp. berbeda nyata (P<0>Vibrio sp. Sedangkan hasil analisis regresi linear  berganda terhadap sintasan, menunjukkan bahwa hanya jumlah Vibrio sp. yang  berpengaruh nyata (P<0>

This study aims to analyze the relationship of water quality and productivity, as  well as water quality and survival of whiteleg shrimp (Penaeus vannamei, Boone 1931)  at PT Riung Agro Lestari, Cianjur Regency. This study used secondary data covering  water quality parameters, productivity, and survival of whiteleg shrimp from two culture periods (November 2024–January 2025 and March–June 2025). The water quality  parameters analyzed included water temperature, dissolved oxygen concentration, water  pH, alkalinity, salinity, total organic matter, clarity, number of Vibrio sp., total number of  bacteria, total number of plankton, and total ammonia nitrogen. Data analysis was carried  out using a t-test to determine differences between cultivation periods and multiple linear  regression analysis to determine the effect of water quality on productivity and survival  of whiteleg shrimp. The results showed that the average productivity of whiteleg shrimp  was 32.87±6.70 tons/ha/cycle with a survival rate of 91.01±7.63%. Productivity and  survival of whiteleg shrimp in the period November 2024–January 2025 (28.13±4.95  tons/ha/cycle; 85.61±10.31%) were lower (P<0>Vibrio sp. were significantly different (P<0>Vibrio sp. bacteria. Meanwhile, the results of multiple linear regression analysis on  survival showed that only the number of Vibrio sp. had a significant effect (P<0>

Kata Kunci : kualitas air, produktivitas, sintasan, udang vaname.

  1. S1-2026-492484-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492484-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492484-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492484-title.pdf