Analisis Keberlanjutan Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila (Oreochromis sp.) Berbasis Ekosistem di Kabupaten Musi Rawas
Annisa Bheta Berliana Ferdinandus, Dr. Susilo Budi Priyono, S.Pi, M.Si. ; Prof. Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 ILMU PERIKANAN
Pengelolaan kawasan
budidaya ikan nila (Oreochromis sp.) di Kabupaten Musi Rawas menghadapi
tantangan dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi dan
keberlanjutan sumber daya perairan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi pengelolaan kawasan akuakultur di Kampung Perikanan Budidaya
(KPB) ikan nila di Kabupaten Musi Rawas berdasarkan indikator Akuakultur dengan
Pendekatan Ekosistem (ADPE), menganalisis tingkat keberlanjutan pengembangannya,
serta merumuskan rekomendasi pengelolaan yang berkelanjutan. Metode penelitian
yang digunakan meliputi analisis penerapan ADPE, analisis kesenjangan (gap),
serta analisis keberlanjutan menggunakan pendekatan multidimensi melalui metode
RAPFISH (Multi-Dimensional Scaling/MDS).
Hasil penelitian menunjukkan nilai penerapan ADPE sebesar 2,22 dengan kategori
“cukup”, serta indeks keberlanjutan sebesar 59,05 yang tergolong
cukup berkelanjutan. Dimensi ekonomi dan lingkungan menjadi faktor pengungkit
utama, sedangkan dimensi teknologi dan infrastruktur menjadi faktor pembatas.
Strategi pengelolaan yang dirumuskan meliputi penguatan kelembagaan,
peningkatan kapasitas pembudidaya melalui adopsi teknologi dan praktik budidaya
yang baik, serta pengembangan infrastruktur pendukung. Strategi ini diharapkan
mampu mendorong pengelolaan akuakultur yang lebih berkelanjutan dan berdaya
saing.
Tilapia (Oreochromis sp.) aquaculture
management in Musi Rawas Regency faces challenges in maintaining a balance
between production enhancement and the sustainability of aquatic resources.
This study aims to evaluate the management of aquaculture areas in Tilapia
Aquaculture Villages in Musi Rawas Regency based on Ecosystem Approach to
Aquaculture (EAA) indicators, to analyze the level of sustainability of its
development, and to formulate sustainable management strategies. The research
methods employed include ADPE implementation analysis, gap analysis, and
sustainability analysis using a multidimensional approach through the RAPFISH (Multi-DimensionalScaling/MDS)
method. The results show that the ADPE implementation score is 2.22,
categorized as “moderate,” while the sustainability index is 59.05, indicating a
moderately sustainable condition. Economic and environmental dimensions serve
as key leverage factors, whereas technology and infrastructure dimensions act
as limiting factors.The proposed management strategies include strengthening
institutional capacity, improving farmers’ capacity through the adoption of
technology and best aquaculture practices, and developing supporting
infrastructure. These strategies are expected to promote more sustainable and
competitive aquaculture management.
Kata Kunci : Akuakultur dengan Pendekatan Ekosistem (ADPE), analisis berkelanjutan, metode RAPFISH, ikan nila.