Narasi Karamah Syekh Abdulqadir al-Jailani dalam Manuskrip ‘Uq?d Al-La’?l?: Kajian Filologi dan Intertekstual Roland Barthes
Ahmad Khamal Ridho Al-Khudri, Prof. Dr. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.
2026 | Tesis | S2 Sastra
Penelitian ini mengkaji manuskrip ‘Uq?d al-La’?l? f? Man?qib al-Qu?b al-Jail? karya Abuya Abu Hasan ‘Abdus Shomad sebagai salah satu teks manakib yang memuat narasi karamah Syekh Abdulqadir al-Jailani (SAQJ). Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menyajikan aspek kodikologi dan tekstologi manuskrip dalam perspektif filologi, (2) merekonstruksi narasi karamah SAQJ melalui kajian intertekstual, serta (3) menjelaskan kesatuan teks sebagai karya manakib yang utuh. Penelitian ini menggunakan metode filologi yang mencakup inventarisasi, deskripsi, komparasi, dan penyuntingan teks, serta analisis intertekstual berdasarkan pemikiran Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manuskrip ‘Uq?d al-La’?l? memiliki variasi naskah yang mencerminkan dinamika transmisi teks dalam tradisi pesantren. Melalui kajian tekstologi, teks berhasil direkonstruksi, ditransliterasi, dan diterjemahkan sehingga dapat diakses oleh pembaca modern. Analisis intertekstual mengungkap bahwa narasi karamah dalam manuskrip ini merupakan hasil transformasi dari teks-teks sebelumnya, seperti Bahjah al-Asr?r, Khul??ah al-Maf?khir, dan al-Lujain al-D?n?, yang diseleksi, diringkas, dan disusun ulang oleh pengarang. Selain itu, manuskrip ini menunjukkan kesatuan sebagai karya manakib yang utuh melalui struktur naratif yang sistematis, integrasi dengan praktik ritual, serta konsistensi dalam menegaskan kewalian SAQJ. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ‘Uq?d al-La’?l? bukan sekadar teks turunan, melainkan karya kreatif yang merepresentasikan pandangan pengarang dalam memahami karamah SAQJ. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan filologi Arab dan studi intertekstual dalam tradisi sastra Islam di Indonesia.
This study examines the manuscript ‘Uq?d al-La’?l? f? Man?qib al-Qu?b al-Jail? by Abuya Abu Hasan ‘Abdus Shomad as a manakib text containing narratives of the miracles (kar?mah) of Shaikh ‘Abd al-Q?dir al-Jail?n? (SAQJ). The objectives of this research are (1) to present the codicological and textological aspects of the manuscript within a philological framework, (2) to reconstruct the narrative of SAQJ’s miracles through an intertextual approach, and (3) to explain the unity of the text as a coherent manakib work. This study employs a philological method, including manuscript inventory, description, comparison, and critical editing, combined with an intertextual analysis based on the theory of Roland Barthes. The findings reveal that the ‘Uq?d al-La’?l? manuscript exists in multiple variants, reflecting the dynamic transmission of texts within the pesantren tradition. Through textological analysis, the text has been reconstructed, transliterated, and translated, making it accessible to modern readers. The intertextual analysis demonstrates that the narratives of miracles in this manuscript are the result of transformations from earlier texts, such as Bahjah al-Asr?r, Khul??ah al-Maf?khir, and al-Lujain al-D?n?, which are selectively adapted, condensed, and reorganized by the author. Furthermore, the manuscript exhibits unity as a complete manakib work through its systematic narrative structure, integration with ritual practices, and consistent emphasis on SAQJ’s sainthood. This study concludes that ‘Uq?d al-La’?l? is not merely a derivative text, but a creative work that reflects the author’s perspective in reconstructing the concept of kar?mah. This research contributes to the development of Arabic philology and intertextual studies within the context of Islamic literary traditions in Indonesia.
Kata Kunci : filologi, intertekstual, manakib, karamah, Syekh Abdulqadir al-Jailani