Laporkan Masalah

Hubungan antara Ibu Hamil Risiko Tinggi DenganKejadian Kematian Perinatal Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Tahun 1996

Emawati Kusumaningrum, Dr. Irmansjah Mochtar, DSOG ; dr. Suwono

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Angka Kematian Perinatal (AKP) di Indonesia masih tergolong tinggi, bahkan merupakan yang tertinggi di kawasan ASEAN. Angka Kematian Perinatal merupakan tolok ukur dari kualitas pelayanan kesehatan suatu negara, khususnya pelayanan obstetri. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi AKP, yaitu faktor ibu, sosial ekonomi, lingkungan, pelayanan kesehatan, maupun faktor dari bayi. Dalam upaya menurunkan AKP, oleh pemerintah dilakukan pendekatan risiko sebagai strategi operasionalnya, dimana salah satunya ibu hamil dapat digolongkan ke dalam risiko tinggi apabila ibu tersebut pada saat hamil memiliki satu atau lebih faktor risiko. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kematian perinatal pada bayi yang dilahirkan oleh ibu hamil risiko tinggi dibanding ibu hamil bukan risiko tinggi di RSUP Dr. Sardjito selama tahun 1996. Faktor-faktor dari ibu yang diteliti meliputi umur, paritas, perawatan antenatal (PAN), dan riwayat persalinan. Dari data yang dikumpulkan secara retrospektif cross sectional terdapat 1597 ibu bersalin yang memenuhi kriteria sebagai subyek penelitian, kemudian dilakukan pengolahan dengan uji kai kuadrat (chi square) dan didapatkan hasil tidak terdapat hubungan antara umur ibu, paritas riwayat persalinan dan adanya faktor risiko pada ibu terhadap kejadian kematian perinatal (X2 < X2 (0,95))., tetapi terdapat hubungan antara PAN dengan kematian perinatal (X2 > X2 (0,95))

Kata Kunci : Angka kematian perinatal, kematian perinatal, resiko tinggi

  1. S1-FKU-1998-EmawatiKusumaningrum-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-EmawatiKusumaningrum-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-EmawatiKusumaningrum-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-EmawatiKusumaningrum-Title.pdf