Keragaman Genetik Ikan Sidat, Anguilla marmorata Quoy & Gaimard, 1824, dari Sungai Opak, Bantul, D.I.Yogyakarta Berdasarkan Gen Mitokondria 16S rRNA
Iqlima Safitri, Prof. Dra Tuty Arisuryanti, M.S.c Ph D.
2022 | Skripsi | BIOLOGI
Ikan sidat spesies Anguilla
marmorata Quoy & Gaimard, 1824, memiliki distribusi yang luas, baik di
wilayah subtropis maupun tropis, salah satunya yaitu di Indonesia. Ikan sidat
bersifat katadromus. Akan tetapi, penelitian mengenai keragaman genetik A.
marmorata berdasarkan gen mitokondria 16S rRNA belum banyak
dilakukan di Indonesia. Padahal, penelitian mengenai keragaman genetik A.
marmorata perlu dilakukan untuk menyusun dan melengkapi data pustaka gen 16S
rRNA ikan sidat, sehingga dapat diimplementasikan untuk konservasi dan
pemanfaatan ikan sidat yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan mengetahui keragaman genetik Anguilla marmorata Quoy &
Gaimard, 1824 dari Sungai Opak, Bantul, D.I. Yogyakarta berdasarkan gen
mitokondria 16S rRNA. Metode yang dilakukan yaitu metode PCR dengan
primer universal 16Sar dan 16Sbr. Tahapan penelitian meliputi ekstraksi DNA, amplifikasi
DNA, elektroforesis, purifikasi DNA, dan sekuensing DNA. Hasil sekuensing
selanjutnya dianalisis dengan program GeneStudio, BLAST, MESQUITE, MEGA, DnaSP,
NETWORK, BEAST, dan GENALEX. Hasil analisis BLAST mengkonfirmasi sampel
dari Sungai Opak termasuk A. marmorata dengan jarak genetik 0,156% antar
individu. Selain itu, hasil rekonstruksi filogenetik juga menunjukkan ketiga
sampel A. marmorata dari Sungai Opak berada dalam satu clade dengan
sampel pembanding A. marmorata dari database di GenBank. Analisis
intrapopulasi menunjukkan terdapat 3 haplotipe dengan haplotype diversity (Hd)
yaitu 0,667 ± 0,314 dan nucleotide diversity (?) yaitu 0,00104 ± 0,00049.
Analisis interpopulasi 3 sampel Sungai Opak dengan 17 sampel pembanding
menunjukkan Hd dan ? berturut-turut yaitu 0,100 ± 0,088 dan 0,00020 ±
0,00017 dengan 3 haplotipe. Selain itu, hasil haplotype network menunjukkan
adanya sharing haplotype pada haplotipe-1 (H1). Hasil penelitian ini
diharapkan dapat menambah data keragaman genetik ikan sidat spesies A.
marmorata di Indonesia dalam upaya mendukung upaya konservasi ikan sidat
dihabitatnya.
The giant mottled eel, Anguilla
marmorata Quoy and Gaimard, 1824, is a catadromous species widely
distributed across subtropical and tropical regions, including Indonesia.
However, studies on its genetic variation using the mitochondrial 16S rRNA
gene remain limited in Indonesia, despite being essential for establishing a
genetic database to support conservation and sustainable utilization. This
study aimed to assess the genetic variation of A. marmorata from
the Opak River, Bantul, Special Region of based on the mitochondrial 16S rRNA
gene. Three samples were analyzed using a PCR method with universal primers
16Sar and 16Sbr. The procedures used in this study including DNA extraction, DNA
amplification, electrophoresis, DNA purification, and DNA sequencing. Sequence
data obtained were analyzed using GeneStudio, BLAST, MESQUITE, MEGA, DnaSP,
NETWORK, BEAST, and GENALEX. Based on the BLAST analysis all samples confirmed
as A. marmorata with genetic distance 0.156%. Phylogenetic
reconstruction analysis placed the three samples within the same clade together
with A. marmorata from GenBank database. Intrapopulation analysis
revealed three haplotypes with haplotype diversity (Hd) = 0.667 ± 0.314 and nucleotide
diversity (?) = 0.00104 ± 0.00049. Interpopulation analysis incorporating 17
comparative samples showed Hd and ? were 0.100 ± 0.088 and 0.00020 ± 0.00017
respectively with three haplotypes. In addition, haplotype network analysis
demonstrated sharing haplotype within haplotype-1(H1). These findings
contribute to the genetic database of A. marmorata in
Indonesia and can be implemented in the fish conservation.
Kata Kunci : Anguilla marmorata, Keragaman Genetik, Gen 16S