Tinjauan Hukum terhadap Pemrosesan Data Biometrik melalui Browsewrap Agreement pada Layanan Gemini Artificial Intelligence (Gemini AI)
Priscilia Margaretha Romauli Pardede, Annisa Syaufika Yustisia Ridwan, SH.,M.H.
2026 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian kebijakan pemrosesan data dari layanan Gemini AI dengan regulasi pelindungan data biometrik sebagai data pribadi spesifik di Indonesia beserta dengan kekuatan hukum dari persetujuan melalui browsewrap agreement yang menjadi dasar dari pemrosesan data tersebut.
Penelitian ini akan dilakukan dengan jenis penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Kemudian, analisis akan dilakukan dengan metode kualitatif dalam memberikan interpretasi norma, prinsip, hingga peraturan perundang-undangan yang relevan.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pemrosesan data dari layanan Gemini AI pada dasarnya telah memperlihatkan kesesuaian dengan prinsip-prinsip pengaturan pelindungan data biometrik, namun masih terdapat sejumlah ruang untuk penguatan praktik pembatasan pemrosesan data biometrik. Sebagai sebuah perjanjian pada layanan, kekuatan hukum kebijakan pemrosesan data tersebut bergantung pada metode perolehan persetujuan yang diterapkan. Dalam hal ini, kekuatan hukum persetujuan yang didasarkan pada metode browsewrap agreement dinilai cukup lemah untuk diterapkan sebagai dasar pemrosesan data biometrik, karena ketiadaan bentuk persetujuan eksplisit.
This legal research aims to examine and analyze the compliance of Gemini AI's data processing policy with regulations governing biometric data protection as specific personal data in Indonesia, along with the legal enforceability of consent obtained through browsewrap agreements, which serve as the basis for such data processing.
This research will be conducted using descriptive normative legal research, utilizing primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. A statute approach and conceptual approach will be used for this research. The analysis will then utilize qualitative methods to interpret relevant norms, principles, and regulations.
The study concludes that the biometric data processing policy of the Gemini AI service has, in principle, demonstrated conformity with the regulatory principles governing biometric data protection. However, there remains room for strengthening implementation of limitations on biometric data processing practices. As a contractual instrument within the service, the legal enforceability of such a data processing policy also depends on the method by which consent is obtained. In this context, consent based on browsewrap agreements is considered weak as a legal basis for biometric data processing, due to the absence of explicit consent.
Kata Kunci : Browsewrap Agreement, Pemrosesan Data Biometrik, Kecerdasan Buatan