Manajemen distribusi kapsul yodium pada ibu hamil di daerah endemik gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) di Kabupaten Gunung Kidul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
HASANU, Hasrun, Prof.dr. Hamam Hadi, MS.,Sc.D
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: GAKY masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dan diketahui mempunyai kaitan erat dengan gangguan perkembangan mental dan kecerdasan. Pada ibu hamil penderita GAKY berat, dampak buruk mulai terjadi pada kehamilan trimester ke dua, tetapi masih dapat diperbaiki segera dengan mendapatkan suplementasi kapsul yodium. Risiko yang dapat terjadi pada ibu hamil khususnya pada janin dan bayi dapat berupa keguguran, lahir mati, lahir cacat, BBLR, kretin, kelainan pada psikomotorik dan kematian bayi. Berdasarkan hasil pemetaan GAKY, Total Goiter Rate (TGR) di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 12,6%. Upaya penanggulangan GAKY jangka pendek dengan distribusi kapsul yodium pada sasaran, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan masalah khususnya dalam proses manajemen dan sumber daya. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui manajemen distribusi kapsul yodium pada ibu hamil di daerah endemik GAKY di Kabupaten Gunung Kidul. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional, menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pelaksana gizi (TPG) dan ibu hamil di puskesmas daerah endemik GAKY di Kabupaten Gunung Kidul. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis dan uji statistik, antara status penerimaan kapsul yodium dengan kadar yodium urin, ada hubungan bermakna (X² = 23,0 P=0,000) pada P < 0,05, ini menunjukkan bahwa status penerimaan kapsul yodium, ada kecenderungan dapat meningkatkan kadar ekskresi yodium urin ibu hamil. Proses manajemen; (perencana, pelaksanaan, pengawasan) dengan status penerimaan kapsul yodium pada ibu hamil, ada hubungan bermakna berturut-turut (X² = 5,41 P=0,023 OR=1,86 ; X² = 16,64 P = 0,000 OR = 2,98 ; X² = 8,74 P = 0,004 OR = 2,23) pada P< 0,05. Hal ini dapat diartikan bahwa proses manajemen yang baik dapat meningkatan status penerimaan kapsul yodium. Sumber daya; (tenaga, sarana, dana) dengan status penerimaan kapsul yodium pada ibu hamil ada hubungan bermakna berturutturut (X² = 4,65 P = 0,043 OR = 1,83; X² = 6,04 P = 0,019 OR = 1,94 ; X² = 6,04 P = 0,019 OR = 1,94) pada P < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya dengan jumlah yang baik dapat meningkatakan status penerimaan kapsul yodium pada ibu hamil. Status penerimaan kapsul yodium pada ibu hamil masih rendah yaitu 86 orang atau rata-rata (35,5%) dari 263 orang responden dan median ekskresi yodium urin (EYU) pada ibu hamil adalah masih masuk kategori endemik GAKY yaitu 86,58 ìg/l. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis dan uji statistik, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Proses manajemen dan sumber daya belum berjalan dengan baik dan optimal serta terdapat hubungan bermakna antara proses manajemen (perencanaan, pelaksanaan, pengawasan); dan sumber daya (tenaga, sarana, dana) dengan status penerimaan kapsul yodium pada ibu hamil.(2) Terdapat hubungan bermakna antara status penerimaan kapsul yodium dengan EYU pada ibu hamil, dan ada kecenderungan dapat memenuhi atau meningkatan kadar ekskresi yodium urin ibu hamil
Background: Iodine deficiency disorder (IDD) is a problem public health in Indonesia and this is closely related to intelligent and mental development disorder. Bad effect of IDD to pregnant mothers who suffer from serious IDD problem may happen during their second trimester pregnancy, however such effect may be overcome by giving iodine substance supplement. Risks that may happen to pregnant mothers, especially to fetus and infants are miscarriage, stillbirth, born disabled, birth with low body weight, cretin, psychomotoric disorder and death in infancy. According to the result of IDD mapping, Total Goitre Rate at GunungKidul District is 12.6%. Short term effort to overcome IDD is distributing iodine capsule to the target, but there is problem in its implementation aspecially in the management process and resources. Objectives: The study was meant to know the relationship between management factor and iodine capsule distribution coverage to pregnant mothers at IDD endemic area, Gunung Kidul District. Methods: The study was an observational type with cross sectional design which used both quantitative and qualitative approaches. The subject of the study were all nutrition staff and pregnant mothers at community health centers of IDD endemic areas in Gunung Kidul District. Results: According to result of analysis and statistical test,there was significant relationship between iodine capsule intake status and urine iodine level (x2=23,0 P=0.000) with P <0,05, this showed that iodine capsule intake status could increase urine iodine excretion level of pregnant mothers. Management proces (planning, implementation, control) had significant relationship with urine iodine exrection level of pregnant mothers subsequently (x2=5.41 P=0.023 OR=1,86; x2 =16,64 P=0.000 OR=2,98; x2=8,74 P=0.004 OR=2,23) with P<0,05. This meant that good management proces could increase iodine capsule intake status. Resources (human resources, facilities, fund) had significant relationship with iodine capsule intake status of pregnant mothers subsequently (x2=4,65 P=0.043 OR=1,83; x2 =6,04 P=0.019 OR=1,94; x2=6,04 P=0.019 OR=1,94) with P<0,05. This showed that sufficient resources could increase iodine capsule intake status of pregnant mothers. Iodine capsule intake status of pregnant mothers was low, i.e. 86 persons or average 35,5% out of 263 respondents and median of urine iodine exretion of pregnant mothers belonged to IDD endemic category, i.e. 86.58 ìg/l. Conclusion: Result of analysis and statistical test concluded (1) Management process and resources had not functioned well and there was significant relationship between management process (planning, implementation, control); and resources (staff, fund, facilities) with coverage of iodine capsule distribution to pregnant mothers; (2) Iodine capsule intake status of pregnant mothers tended to increase urine iodine excretion level of pregnant mothers.
Kata Kunci : Gizi Ibu Hamil,Endemy GAKY,Distribusi Kapsul Yodium