PENGARUH PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN, SOSIAL, TATA KELOLA TERHADAP RISIKO KESULITAN KEUANGAN
Jihan Lathifa Munawati, Dr. Aviandi Okta Maulana, M.Acc., Ak., C.A.
2026 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan lingkungan,
sosial, dan tata kelola (LST) terhadap risiko kesulitan keuangan pada perusahaan sektor
energi dan bahan baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021
2023. Berlandaskan teori pemangku kepentingan (stakeholder theory), penelitian ini
berargumen bahwa transparansi pengungkapan LST dapat memperkuat kepercayaan
investor dan kreditur sehingga berdampak pada berkurangnya risiko kesulitan
keuangan.
Sampel penelitian terdiri atas 36 perusahaan yang dipilih menggunakan
purposive sampling dari basis data bloomberg. Risiko kesulitan keuangan diukur
menggunakan altman z-score, sedangkan skor LST diperoleh dari database bloomberg.
Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM).
Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan LST bukan sekadar kepatuhan
administratif, melainkan instrumen strategis dalam manajemen risiko keuangan
perusahaan, khususnya di sektor yang memiliki eksposur lingkungan dan sosial tinggi.
This study aims to analyze the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG)
disclosure on financial distress risk in energy and basic materials sector companies
listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2021–2023. Grounded in
stakeholder theory, this study argues that ESG disclosure transparency can strengthen
investor and creditor confidence, thereby reducing the risk of financial distress.
The research sample consists of 36 companies selected through purposive
sampling from the Bloomberg database. Financial distress risk is measured using the
Altman Z-Score, while ESG scores are obtained from the Bloomberg database. The
analysis was conducted using panel data regression with the Fixed Effect Model
(FEM). These findings affirm that ESG disclosure is not merely administrative
compliance, but rather a strategic instrument in corporate financial risk management,
particularly in sectors with high environmental and social exposure.
Kata Kunci : ESG Disclosure, Financial Distress Risk, Altman Z-Score, Energy Sector, Basic Materials Sector.