Laporkan Masalah

Shading The City: Strategi Pembayangan Ruang Luar berbasis Tipologi Ruang di Kota Yogyakarta

Stella Valentina, Dr. Eng. Ir. Muhammad Sani Roychansyah, S.T., M.Eng.

2026 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Bayangan merupakan elemen kritis yang sering diabaikan dalam perencanaan kota tropis, padahal keberadaannya berpengaruh langsung terhadap kenyamanan termal pengguna ruang luar. Penelitian ini mengembangkan pendekatan Shade Urbanism, yaitu strategi perencanaan kota yang menjadikan bayangan sebagai instrumen utama mitigasi panas, pada konteks Kota Yogyakarta yang mengalami tekanan Urban Heat Island (UHI) akibat lahan terbangun mencapai 77,78?ri total luas wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat intensitas bayangan serta keterkaitannya dengan kenyamanan termal pada berbagai tipologi ruang perkotaan di Kota Yogyakarta, serta menganalisis potensi intervensi Shade Urbanism dalam meningkatkan kenyamanan termal melalui simulasi pembayangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan metode analisis kuantitatif melalui perhitungan intensitas bayangan dan tingkat kenyamanan termal menggunakan indeks UTCI (Universal Thermal Climate Index). Selanjutnya, dilakukan simulasi intervensi peneduh untuk membandingkan perubahan tingkat kenyamanan termal pada tiap tipologi ruang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan strategis bagi perencanaan kota yang responsif iklim melalui pengarusutamaan bayangan sebagai elemen penting mitigasi panas perkotaan.

Shading is a critical element that is often overlooked in tropical urban planning, despite its direct influence on the thermal comfort of outdoor space users. This research develops a Shade Urbanism approach, a planning strategy that positions shade as a primary instrument for heat mitigation, within the context of Yogyakarta City, which is experiencing increasing Urban Heat Island (UHI) pressure due to built-up land covering 77.78% of its total area. This study aims to identify the level of shade intensity and its correlation with thermal comfort across various urban space typologies in Yogyakarta City, as well as to analyze the potential of Shade Urbanism interventions in improving thermal comfort through shading simulations. This study employs a deductive approach with quantitative analysis methods through the assessment of shading intensity and thermal comfort levels using the UTCI (Universal Thermal Climate Index). Furthermore, simulations of shading interventions to compare changes in thermal comfort levels across different spatial typologies. This study is expected to provide a strategic foundation for climate-responsive urban planning by mainstreaming shade as a key element in urban heat mitigation.

Kata Kunci : tipologi ruang perkotaan, intensitas bayangan, kenyamanan termal, Shade Urbanism

  1. S1-2026-503061-abstract.pdf  
  2. S1-2026-503061-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-503061-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-503061-title.pdf