Faktor Risiko Kejadian Perdarahan Penggunaan Alteplase pada Pasien Stroke Iskemik Akut
Thariqa Haya Razak, Dr. apt. Fita Rahmawati, Sp. FRS ; Prof. apt. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Mag.Farmasi Klinik
Latar Belakang. Perdarahan merupakan salah satu
efek samping penggunaan alteplase yang meliputi perdarahan mayor (perdarahan
intrakranial) dan perdarahan minor (perdarahan perifer). Kejadian perdarahan
dapat meningkatkan mortalitas dan re-current stroke. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko (tekanan darah sistolik, tekanan
darah diastolik, glukosa darah sewaktu, nilai trigliserida, riwayat gagal
jantung dan dosis alteplase) yang menyebabkan terjadinya perdarahan akibat
penggunaan alteplase pada pasien stroke iskemik akut.
Metode Penelitian. Metode penelitian yang digunakan
adalah observasional analitik dengan rancangan studi case-control retrospektif.
Populasi penelitian adalah pasien stroke iskemik akut yang mendapatkan terapi
alteplase dengan kriteria inklusi meliputi pasien dengan usia ? 18 tahun,
dengan diagnosa stroke iskemik akut dan mendapatkan terapi alteplase. Data yang diambil merupakan data sekunder yang
berasal dari rekam medis Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada. Analisis
data yang digunakan adalah analisis bivariat Chi square/fischer test atau Independent Sample T-Tes untuk mengetahui
interaksi antara faktor – faktor risiko dengan kejadian perdarahan pada pasien
stroke iskemik akut.
Hasil Penelitian. Total terdapat 81 subjek yang
termasuk dalam penelitian ini dengan jumlah subjek yang mengalami kejadian
perdarahan sebanyak 26 (32,09%) dengan rincian jumlah perdarahan mayor sebanyak
8 subjek (9,88%) dan perdarahan minor sebanyak 18 subjek (22,22%). Hasil
penelitian menunjukkan mayoritas subjek berjenis kelamin laki – laki, dengan
rata – rata usia 62,38 tahun. Variabel yang menunjukkan perbedaan yang
signifikan terhadap kejadian perdarahan adalah kadar glukosa darah sewaktu (P =
0,001 ) dan kadar trigliserida (P = 0,002 ). Hasil analisis multivariat
menunjukkan hanya nilai glukosa darah sewaktu yang mempengaruhi kejadian
perdarahan dengan nilai OR 1,01 (IK 95% 1,003-1,019, p = 0,008).
Background.
Bleeding is one of
the side effects of alteplase use, including major bleeding (intracranial
bleeding) and minor bleeding (peripheral bleeding). Bleeding events can
increase mortality and recurrent stroke. The objective of this study was to
identify risk factors (systolic blood pressure, diastolic blood pressure, blood
sugar, triglyceride levels, history of heart failure, and alteplase dosage)
that cause bleeding due to the use of alteplase in patients with acute ischemic
stroke.
Research
Method. The
research method used was observational analysis with a retrospective
case-control study design. The research population consisted of acute ischemic
stroke patients who received alteplase therapy with inclusion criteria
including patients aged ? 18 years, diagnosed with acute ischemic stroke, and
receiving alteplase therapy. The data
collected were secondary data obtained from the medical records of Gadjah Mada
University Academic Hospital. Data analysis was performed using bivariate analysis,
namely the Chi-square/Fischer test or Independent Sample T-Test/Mann-Whitney
test to determine the interaction between risk factors and the incidence of
bleeding in patients with acute ischemic stroke.
Result. A total of 81 subjects were
included in this study, with 26 (32.09%) experiencing bleeding, consisting of
9.88% major bleeding and 22.22% minor bleeding. The majority of the subject
were men, and the mean age was 62,38 years. The variables that showed a
significant difference in bleeding events were blood sugar levels (P = 0.001)
and triglyceride levels (P = 0.002). Multivariate analysis showed that only
blood sugar levels influenced bleeding events, with an OR value of 1.01 (95% CI
1.003-1.019, p = 0.008).
Keyword : Alteplase, acute ischemic stroke, bleeding, risk factor
Kata Kunci : Alteplase, acute ischaemic stroke, bleeding, risk factor