Laporkan Masalah

Hubungan kreativitas dan inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi

UYUN, Muhamad, Dr. Tina Afiatin, M.Si

2005 | Tesis | S2 Psikologi (Psikologi Pendidikan)

Penelitian ini bertujuan pertama untuk menguji secara empirik hubungan kreativitas dan inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi. Kedua, untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dan prestasi belajar pada siswa akselerasi. Ketiga, untuk mengetahui hubungan antara inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi. Keempat untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa akselerasi yang masuk memenuhi syarat dan yang tidak. Hipotesis yang diajukan pertama hipotesis mayor yaitu ada hubungan yang positif antara kreativitas dan inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi. Kedua hipotesis minor yang terdiri dari tiga, pertama ada hubungan yang positif antara kreativitas dan prestasi belajar pada siswa akselerasi, dan hipotesis minor kedua ada hubungan positif antara inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi. Hipotesis minor ketiga ada perbedaan prestasi belajar antara siswa akselerasi yang masuk memenuhi syarat dan yang tidak. Subyek penelitian adalah siswa SMU yang diterima pada program akselerasi dari tiga SMU di Yogyakarta. Total keseluruhan subyek sebanyak 105 siswa yang terdiri dari kelas 1 berjumlah 54 siswa dan kelas 2 berjumlah 51 siswa. Metode pengumpulan data ada 2, pertama untuk menggungkap prestasi belajar diambil dari nilai semester dan kedua untuk menggungkap kreativitas dan inteligensi dengan mengunakan tes, yaitu tes kreativitas verbal dari Utami Munandar dan tes intelingensi CFIT skala 2 B dari Cattel. Hasil analisis hipotesis mayor dengan regresi ganda menunjukkan tidak ada hubungan yang positif antara kreativitas dan inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi dengan R2= 0, 004, p = 0, 828 (p>0, 05), berarti hipotesis mayor ditolak. Hipotesis minor pertama menunjukkan tidak ada hubungan yang positif antara kreativitas dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi dengan nilai R2 = 0, 003, p= 0, 589 (p > 0, 05), berarti hipotesis minor pertama ditolak. Hasil hipotesis minor kedua tidak ada hubungan yang positif antara inteligensi dengan prestasi belajar pada siswa akselerasi dengan R2 = 0, 001, p = 0, 791 (p > 0, 05), berarti hipotesis minor kedua ditolak. Hipotesis minor ketiga dengan mengunakan uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan prestasi belajar antara inteligensi yang memenuhi syarat dan yang tidak, dengan nilai F= 0, 007, p= 0, 935 (p>0, 05), berarti hipotesis minor ketiga ditolak. Peningkatan prestasi belajar tidak selalu diikuti dengan kreativitas dan inteligensi yang tinggi, terbukti pada penelitian ini semua hipotesis ditolak. Artinya bahwa ada variabel lain yang lebih berperan dalam memprediksi peningkatan prestasi belajar khususnya untuk siswa akselerasi. Variabel tersebut yaitu dari aspek tes psikologis komitmen pada tugas (task commitment) dan emotional intelligence (EQ) serta variabel lain misalnya: peran orang tua, guru, kurikulum, sarana dan prasarana, dan lingkungan yang kondusif.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Psikologi Pendidikan, Prestasi Belajar, Kreativitas dan Inteligensi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.