Laporkan Masalah

Peran Self Regulation Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Sarjana Tingkat Akhir di Universitas Gadjah Mada

Siva Aulia, Indrayanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog.

2026 | Skripsi | PSIKOLOGI

Pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih cukup tinggi, mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara kebutuhan dunia kerja dan kesiapan lulusan. Studi sebelumnya menunjukkan faktor psikologis seperti self-regulation berkaitan dengan kesiapan kerja, namun studi yang menguji kedua variabel ini secara langsung pada mahasiswa tingkat akhir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran self-regulation terhadap kesiapan kerja mahasiswa sarjana tingkat akhir di Universitas Gadjah Mada. Metode kuantitatif berbasis survei dilakukan pada 156 mahasiswa sarjana tingkat akhir Universitas Gadjah Mada dengan Work Readiness Scale (WRS) dan The Czech Self-Regulation Questionnaire (SRQ-Cz). Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan self-regulation berkontribusi signifikan terhadap kesiapan kerja (R²=0,601, F(1,154) = 232, p < ,001). Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mengelola emosi, kognisi, dan perilaku memengaruhi kesiapan kerja, sehingga Universitas Gadjah Mada disarankan mengembangkan program yang dapat meningkatkan kemampuan regulasi diri sebagai bagian dari upaya dalam meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa.

Unemployment among college graduates in Indonesia remains high, indicating a discrepancy between the job industry's needs and graduates' readiness. Previous studies suggest  that psychological factors such as self-regulation are related to work readiness, but studies directly examining these two variables among final-year students are still limited. This research aims to examine the role of self-regulation in influencing the work readiness of senior undergraduate students at Universitas Gadjah Mada. A quantitative survey was conducted with 156 final-year students, using the Work Readiness Scale (WRS) and the Czech Self-Regulation Questionnaire (SRQ-Cz). Simple linear regression analysis revealed that self-regulation significantly predicted work readiness (R² = 0,601, F(1,154) = 232, p < ,001). These findings suggest that students’ ability to manage their emotions, cognition, and behavior affects their readiness for the workforce. Accordingly, it is recommended that Universitas Gadjah Mada develop programs aimed at enhancing self-regulation skills to support students’ work readiness.

Kata Kunci : Kesiapan Kerja, Regulasi Diri, Mahasiswa Akhir

  1. S1-2026-498751-abstract.pdf  
  2. S1-2026-498751-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-498751-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-498751-title.pdf