Pengaruh Pengelasan Baja Karbon S15C Dengan Logam Pengisi E6OI3 Terhadap Tegangan Tarik Dan Beban Berulang
Ris Hartanto , Ir. Subarmono, MT.
2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINPengelasan merupakan suatu teknik penyambungan logam yang paling luas digunakan dewasa ini. Teknologi pengelasan maju dengan pesat setelah energi listrik dapat dipergunakan dengan mudah. Shielfud Metul Arc lVelding (SMAW\ adalah jenis pengelasan umum dipakai untuk mengelas baja karbon rendah seperti poros. Poros merupakan bagian berputar pada konstruksi sebuah mesin yang berfungsi untuk menahan dan meneruskan daya. Beban yang diterima oleh poros dapat berupa beban telap, beban kejut, atau perpaduan antara kedua beban tersebut. Pada pemakaiannya poros dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu poros yang dapat meneruskan daya (shaft) dan poros yang tidak dapat meneruskan daya atau pendukung (zrrlc). Dalam penelitian ini, teknik penyambungan logam digunakan untuk menyambung poros yang bertujuan untuk menyelidiki pengaruh dari pengelasan terhadap tegangan tarik statik dan kelelahan pada material uji sambungan baja karbon Sl5C. Pada pengujian tarik statik, beban yang ada pada mesin adalah l0 ton sedangkan pada pengujian kelelahan, putaran pada poros adalah 2850 rpm. Pengelasan poros dilakukan dengan las SMAW manual dengan arus pengelasan yang digunakan 90 A menggunakan elektroda 86013 diameter 2,6 mm dan diameter awal poros adalah 12,7 mm. Dari hasil penelitian uji tarik diketahui bahwa tegangan luluh rata-rata rzrw material Sl5C sama dengan tegangan luluh pada sambungan las yaitu sebesar 35 kg/mm' tetapi tegangan maksimum rata-rata terdapat pada rcw material Sl5C. Dari hasil pengujian kelelahan dan grafik S-N diperoleh bahwa pada sambungan las memiliki batas lelah (endurance limit) pada pembebanan sebesar 40olo dari tegangan luluh (7 kg ) atau pada tegangan 134,02 Mpa. Patahan pada pengujian tarik terjadi pada daerah las karena elektroda yang gunakan mempunyai tegangan maksimum lebih rendah dari raw materaiL Sedangkan pada pengujian kelelahan, patahan juga terjadi pada logam las tetapi lebih disebabkan karena adanya cacat pada logam las.
Welding is the most widely used metal joining technique today. Welding technology advanced rapidly after the ease of use of electricity. Shielded Metal Arc Welding (SMAW) is a common welding method used to weld low-carbon steel, such as shafts. A shaft is a rotating part in a machine's construction that functions to withstand and transmit power. The load received by the shaft can be a fixed load, a shock load, or a combination of the two. In practice, shafts can be divided into two types: power-transmitting shafts (shafts) and non-power-transmitting or supporting shafts (ZR/L/C). In this study, a metal joining technique was used to connect the shafts. The aim was to investigate the effect of welding on the static tensile stress and fatigue of S15C carbon steel test joints. In the static tensile test, the machine load was 10 tons, while in the fatigue test, the shaft rotation was 2850 rpm. The shaft welding was performed using manual SMAW with a welding current of 90 A using an 86013 electrode with a diameter of 2.6 mm and an initial shaft diameter of 12.7 mm. The results Tensile testing revealed that the average yield stress (rzrw) of the Sl5C material was the same as the yield stress of the welded joint, at 35 kg/mm, but the maximum average stress was found in the rcw of the Sl5C material. The fatigue test results and the S-N graph showed that the welded joint had an endurance limit at a load of 40 ...
Kata Kunci : pengelasan, poros, tarik, kelelahan, elektrod4 arus, beban, batas lelah